Logo Header Antaranews Kepri

Warga Sagulung Laporkan Lurah ke Polisi

Jumat, 18 Februari 2011 15:23 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Warga Kelurahan Sagulung Kota dan Sungai Pelengut Kecamatan Sagulung melaporkan lurah mereka ke Polresta Barelang terkait dugaan penggelapan bantuan beras miskin dari pemerintah pusat.

"Kami lapor ke polisi, biar aparat yang bergerak membereskan kasus ini," kata Ketua RW 01 Kelurahan Sagulung Kota, DN Chandra di Batam, Jumat.

Warga menduga tiga Lurah di Kecamatan Sagulung, masing-masing Sei Binti, Sei Pelengut dan Sagulung Kota menyelewengkan beras miskin ke-13 yang seharusnya dibagikan pada Desember 2010.

Chandra mengatakan warga memutuskan untuk melapor ke kepolisian karena sudah letih meminta jawaban dan pertanggungjawaban dari lurah dan camat.

"Kami sudah tanya ke Pemkot, camat dan lurah. Sekarang kami meminta pertanggungjawaban mereka di mata hukum," kata dia.

Chandra menyatakan hati warga sangat terluka dengan perlakuan para pamong yang diduga mengambil jatah warga miskin.

Kasus dugaan penyelewengan raskin itu bermula dari rapat musrembang Pemkot Batam pada 8 Februari 2011, kata dia bercerita. Dalam rapat itu, Pejabat Pemkot menjelaskan telah membagikan raskin ke-13 pada Desember 2010 dan disalurkan melalui lurah masing-masing.

Para ketua RW yang merasa tidak pernah dilibatkan dalam pembagian raskin lalu mengkonfirmasi kepada warga yang berhak menerimanya. Dan jawabannya tidak mendapatkan raskin ke-13.

"Dari situ kami tahu, ada raskin tapi tidak dibagikan. Kami pun bertanya pada lurah. Tapi jawabannya tidak memuaskan," kata dia.

Sebanyak 67 ton raskin yang seharusnya dibagikan ke lebih dari 4.000 rumah tangga sasaran di tiga kelurahan masing-masing Kelurahan Sei Binti 18 ton, Kelurahan Sagulung Kota 30 ton dan Kelurahan Sei Pelenggut 19 ton, tidak sampai.

Ia mengatakan lurah mengira masyarakat tidak tahu tentang Raskin ke-13, sehingga tidak menyalurkan ke masyarakat.

"Mereka mengira kami tidak tahu informasi beras raskin ke-13 ini. Sekarang zaman sudah maju, semua informasi bebas di akses. Kami tahu beras itu ada," kata dia.

Sementara itu, Camat Sagulung Zulkifli mengatakan tidak tahu mengenai dugaan penggelapan raskin.

Ia mengatakan akan mengkonfirmasi kasus itu kepada para lurah.
(Y011/A011/Btm2)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026