Logo Header Antaranews Kepri

Batam dan Singapura Bebas Asap Kebakaran Hutan

Rabu, 2 Maret 2011 10:13 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Kota Batam dan Singapura diperkirakan bebas dari ancaman kabut asap yang diakibatkan kebakaran hutan di Sumatera.

"Batam dan Singapura tidak akan kena kabut asap kebakaran hutan, karena sekarang ini masih musim angin utara," kata Kepala Seksi Observasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)Kota Batam Imam Prawoto di Batam, Rabu.

Ia mengatakan angin bertiup ke arah selatan sehingga kabut asap diperkirakan tidak akan sampai ke Batam dan Singapura.

Berdasarkan pantauan satelit BMKG Batam, terdapat sekitar 10 titik api di Sumatera, antara lain di Jambi dan Riau.

Menurut dia, kebakaran hutan pada 2011 tidak akan separah pada 2007, karena cuaca tidak begitu panas.

"Saat ini Lanina, Bukan Elnino seperti 2007, jadi tidak akan begitu parah," kata dia.

Meski begitu, Imam mengingatkan masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan di semak-semak, karena dengan cuaca yang panas, mudah menyulut kebakaran.

"Jangan buang puntung rokok sembarangan, karena bisa memicu kebakaran, karena udara sangat panas sekali dan kering," kata dia.

Selain membuang puntung rokok, Imam juga mengingatkan kepada masyaraakt untuk tidak sembarangan membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar agar api tidak mudah menyebar.

BMKG memperkirakan pekan pertama Maret cuaca Kepri akan panas karena posisi matahari sedang berada tepat di atas khatulistiwa.

Awan yang bergerak di atas langit Kepri juga terpantau cukup tipis, sehingga Kepri akan panas tanpa disertai hujan.

Suhu udara diperkirakan 32 derajat celsius sampai 33 derajat celsius.
(Y011/S016/Btm2)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026