Logo Header Antaranews Kepri

Dishut Bintan Kerjasama Berantas Pembalakan Liar

Jumat, 6 Mei 2011 11:57 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA News) - Dinas Kehutanan dan Pertanian Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam memberantas pembalakan liar.

"Kami menduga kayu dari hutan Bintan tidak hanya diolah dan dijual di Bintan, melainkan juga di Tanjungpinang," kata Kepala Dinas Kehutanan dan Pertanian Bintan, Kartini, yang dihubungi dari Tanjungpinang, Jumat.

Kabupaten Bintan berbatasan langsung dengan Tanjungpinang, karena itu kemungkinan hasil penebangan pohon hutan di Bintan dapat dengan mudah diolah dan dijual di Tanjungpinang.

Koordinasi yang matang antara Dinas Kehutanan dan Pertanian Bintan dengan instansi terkait di Tanjungpinang diharapkan mampu menghentikan aktivitas penebangan pohon hutan secara liar.

"Kami akan mengajak tim dari Pemerintah Tanjungpinang untuk melakukan razia di lokasi pengolahan kayu," ungkapnya.

Dinas Kehutanan dan Pertanian Bintan dalam waktu dekat akan membentuk tim terpadu untuk memberantas pembalakan liar yang telah merusak enam hutan lindung di daerah tersebut.

"Tim terpadu yang terdiri dari berbagai institusi diharapkan mampu mengatasi permasalahan pembalakan liar," kata Kartini.

Selama ini, kata dia, Polisi Hutan Bintan sudah bekerja keras melindungi hutan, namun hasilnya tidak maksimal. Operasi dalam menangkap pelaku pembalakan liar selalu gagal, karena informasi kegiatan tersebut bocor sebelum petugas turun ke lokasi kejadian.

"Kami gerah menghadapi permasalahan itu. Karena itu, kami akan membentuk tim terpadu sendiri, tanpa menunggu keputusan dari Pemerintah Kepulauan Riau (Kepri) yang sejak tahun 2010 belum merespons rencana pembentukan tim terpadu pemberantasan aksi pembalakan liar," ujarnya.

(ANT-NP/A033Btm3)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026