
3.950 Siswa Karimun Siap Ikut UN SD

Karimun (ANTARA News) - Sebanyak 3.950 siswa sekolah dasar dan sederajat yang tersebar pada 138 SD/MI di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau siap mengikuti Ujian Nasional yang dilaksanakan serentak pada 10-13 Mei 2011.
"Persiapan sudah matang, baik dalam menyiapkan mental siswa maupun penyelenggaraan UN," kata Kepala Dinas Pendidikan Karimun, Harris Fadillah di Tanjung Balai Karimun, Senin.
Harris Fadillah mengatakan seluruh siswa peserta UN telah mengikuti uji coba atau "try out" UN dengan mempelajari kisi-kisi soal UN.
"Try out dilaksanakan beberapa kali di 138 sekolah, selain itu para siswa juga telah melakukan kegiatan pengayaan dan pendalaman terhadap bidang studi yang akan diuji mulai Selasa besok," ucapnya.
Mengenai pendistribusian soal, dia mengatakan seluruh soal sudah diinapkan di Mapolres Karimun dan polsek-polsek yang berada di masing-masing kecamatan.
"Soal UN SD tiba bersamaan dengan soal UN SMA dan SMP beberapa waktu lalu. Kami menjamin soal UN SD tidak bocor karena disimpan dalam gudang di kantor polisi. Gudang tersebut digembok dan diberi segel," katanya.
Khusus untuk sekolah di Pulau Karimun Besar, soal seluruhnya diinapkan di Mapolres di Jalan A Yani Tanjung Balai Karimun.
"Pendistribusian soal dilakukan pada pagi hari sebelum ujian dimulai dengan dikawal polisi," jelasnya.
Sedangkan di pulau lain, seperti Kundur yang terdiri dari tiga kecamatan, seluruh soal diinapkan di kepolisian sektor setempat.
Sedangkan untuk kecamatan yang belum memiliki Polsek, seperti di Durai diinapkan di Pos Polisi Durai.
"Tahun ini, soal UN SD hanya satu paket, berbeda dengan soal UN SMA yang lima paket. Namun demikian, kami juga menjamin pelaksanaan UN bebas dari menyontek atau kebocoran soal," ujarnya.
Dari informasi yang dihimpun, peserta UN SD tahun ini menurun dibandingkan tahun 2010 yang jumlahnya sebanyak 3.980 siswa.
(ANT-RD/J006/Btm1)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
