Logo Header Antaranews Kepri

Tanker "MT AB9" Segera Diangkat dari Berhalas

Senin, 23 Mei 2011 18:47 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA News) - Kapal tanker berbendera Singapura "MT AB9" yang tenggelam di perairan Berhalas, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau pada 27 Januari 2011, segera diangkat oleh pemilik kapal.

"Proses lelang untuk memilih perusahaan yang akan mengangkat kapal telah dilakukan, kemungkinan besar pengangkatan bangkai kapal bisa dilakukan awal Juni 2011," kata Kepala kantor Administrasi Pelabuhan Kijang, Bintan, Abdul Rocman yang dihubungi dari Tanjungpinang, Senin.

Menurut dia, pihak pemilik kapal sedang melakukan evaluasi terhadap perusahaan yang ikut tender untuk mencari pemenang yang akan mengangkat kapal.

Abdul mengatakan, pengangkatan bangkai kapal pembawa 1.108 ton aspal cair dari Singapura menuju Sumbawa, Nusa Tenggara Barat tersebut wajib dilakukan sesuai dengan UU Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran.

"Maksimal pengangkatan bangkai kapal tenggelam itu harus dilakukan dalam waktu 180 hari, pihak pemilik kapal masih ada waktu sampai Juli 2011 untuk menyelesaikan pengangkatan," katanya.

Tanker MT AB9 diawaki oleh 14 orang warga negara Thailand, tenggelam di titik koordinat 01.05.00 Lintang Utara dan 104.40.00 Bujur Timur ketika mengangkut 1.108 ton aspal cair pada Kamis (27/1).

Kapten kapal, Pisanu Panruksa dalam sidang Mahkamah Pelayaran yang dilakukan di Kijang pada Selasa, 8 Februari 2011 mengatakan penyebab kapal tenggelam adalah akibat kebocoran aspal cair yang sedang diangkut menuju Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

"Kami memastikan tidak ada faktor dari luar, kecuali akibat genangan aspal yang muncul dari kiri lambung kapal sehingga kapal miring ke kanan sebelum bagian haluan kapal tenggelam terlebih dahulu," ujar Pisanu saat persidangan.

Pisanu mengatakan, kebocoran aspal cair dari tempat penyimpanan di kapal diketahui pada pukul 09.30 WIB setelah berlayar dari Singapura sekitar 5,5 jam perjalanan.

Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan hingga saat ini tidak menemukan adanya pencemaran laut yang timbul akibat tenggelamnya tanker pembawa aspal yang sudah lima kali bolak balik Singapura-Sumbawa, NTB tersebut.

(ANT-HM/M019/Btm3)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026