Logo Header Antaranews Kepri

Persalinan Gratis Belum Bisa Dilaksanakan di Batam

Selasa, 24 Mei 2011 16:13 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Program Jaminan Persalinan gratis dari Kementerian Kesehatan belum bisa dilaksanakan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau karena terkendala pencairan dana dari pusat.

"Di Batam Jaminan Persalinan (Jampersal) secara gratis belum bisa dilaksanakan sebelum dana dari pusat turun," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Chandra Rizal di Batam, Senin.

Chandra berharap, program yang diperuntukkan bagi wanita melahirkan yang tidak memiliki jaminan kesehatan lain tersebut segera bisa dilaksanakan mulai bulan Juni.

"Mudah-mudahan Juni segera bisa dilaksanakan," kata dia.

Selain itu, Chandra berharap semua bidan swasta di Batam bersedia menyukseskan program Jampersal walaupun anggaran dari pemerintah hanya Rp420.000 untuk setiap wanita melahirkan normal di bidan praktek.

"Dana memang sedikit dibanding dengan dana persalinan pada umumnya yang hampir mencapai Rp1 juta. Namun ini merupakan wujud pengabdian bagi bidan," kata dia.

Dana tersebut mencakup pemeriksaan kehamilan 4 kali kunjungan Rp40.000. Persalinan normal Rp350 ribu dan pelayanan nifas paska melahirkan Rp30.000 tiga kali kunjungan.

Program jampersal, kata Chandra, bertujuan untuk mengurangi angka kematian ibu saat melahirkan sesuai program Millenium Development Goals (MDG's) 2015.

Chandra mengatakan, saat ini rata-rata 228 dari 100.000 ibu di Indonesia meninggal saat melahirkan. Angka kematian bayi saat dilahirkan 34 dari 1.000 bayi lahir.

Untuk itu, kata Chandra, target MDG's yang dicanangkan PBB pada 2015, kematian ibu melahirkan diharapkan pada angka 103 per 100.000 kelahiran hidup.

"Kami berupaya keras mencapai angka tersebut dengan program jampersal," ucap Chandra.

(ANT-YJN/B012/Btm3)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026