
Tanjungpinang Inflasi 0,33 Persen

Tanjungpinang (ANTARA News) - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Riau menyatakan, Tanjungpinang inflasi sebesar 0,33 persen pada Mei 2011.
"Sama halnya yang terjadi di Kota Batam, setelah deflasi dua bulan berturut-turut, ternyata pada Mei 2011 inflasi terjadi di Tanjungpinang," kata Kepala Bagian Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau (BPS Kepri), Mangaputua Gultom, Rabu, di Tanjungpinang.
Inflasi di Tanjungpinang disebabkan indeks harga konsumen Tanjungpinang naik dari 126,82 pada April 2011 menjadi 127,24 pada Mei 2011. Sebanyak 76 komoditas dari 323 paket komoditas Tanjungpinang mengalami perubahan harga.
"Harga 54 komoditas naik dan harga 22 komoditas lainnya turun," ungkap Gultom.
Ia mengungkapkan, harga-harga yang mengalami kenaikan, antara lain, sewa rumah, ikan selar, baju kaos, sotong, udang basah, emas perhiasan, rokok kretek filter, sate, ikan tongkol, rokok kretek, service kendaraan bermotor, jeruk, ikan kembung, dan daging ayam ras.
Sebaliknya, kata dia, komoditas yang harganya turun, antara lain, bayam, telur ayam ras, cabai merah, beras, gula pasir, cabai rawit, kangkung, tomat buah, minyak goreng, buah apel, obat gosok, lemari es, buncis, setrika, pampers, dan vitamin.
Sementara berdasarkan indeks harga konsumen, inflasi di Tanjungpinang disebabkan naiknya harga kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,27 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,84 persen, kelompok sandang sebesar 1,19 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,42 persen, serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,20 persen.
"Sedangkan kelompok bahan makanan, serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga pada bulan ini justru mengalami penurunan harga, masing-masing sebesar 0,06 persen dan 0,16 persen," katanya.
Gultom mengemukakan, laju inflasi tahun kalender (Januari-Mei 2011) di Tanjungpinang sebesar 1,23 persen, sedikit lebih rendah dibanding laju inflasi periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 1,33 persen.
Sedangkan laju inflasi year on year (Mei 2011 dibanding dengan Mei 2010) di Tanjungpinang sebesar 6,06 persen, lebih tinggi dibandingkan laju inflasi periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya sebesar 3,81 persen.
(ANT-NP/A013/Btm3)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
