Logo Header Antaranews Kepri

Wabup Optimistis Perekonomian Karimun Kembali Bangkit

Kamis, 9 Juni 2011 18:26 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA News) - Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq optimistis perekonomian dan perdagangan di kabupaten setempat kembali bangkit setelah beberapa tahun stagnan akibat krisis listrik yang berkepanjangan.

''Tahun ini kami melihat terjadi tren peningkatan aktivitas perdagangan dan kami optimistis kondisi ini terus tumbuh dan berkembang pesat,'' katanya setelah meresmikan dealer Viar, sepeda motor produksi dalam negeri di Tanjung Balai Karimun, Kamis.

Aunur Rafiq mengatakan tren peningkatan tampak dari makin berdirinya sejumlah dealer sepeda motor, gerai pamer mobil, kantor cabang perbankan, pegadaian, rumah toko dan pusat perbelanjaan.

''Ini sebuah gejala yang positif setelah aktivitas perdagangan stagnan akibat krisis listrik berkepanjangan. Sekarang semuanya kembali bangkit setelah PLN berhasil mengakhiri pemadaman bergiliran,'' ucapnya.

Dealer motor 'Viar' merupakan satu dari sejumlah dealer yang diresmikan sepanjang 2011 di Pulau Karimun Besar.

Beberapa kantor cabang pembantu bank juga dibuka di beberapa tempat, seperti Kantor Cabang Pembantu BNI di Baran, Kecamatan Meral, kantor pembantu Pegadaian di Sei Lakam, Bank Syariah Mandiri dan Bank Perkreditan Rakyat.

Puluhan rumah toko di sepanjang Jalan Teuku Umar, Jalan A Yani dan Jalan Pertambangan yang semula kosong karena tidak dialiri listrik dibuka pemiliknya, sebagian menjual barang kebutuhan sehari-hari, pusat jajanan dan makanan. Salah satunya pusat jajanan Lucky Cake Bakery di Jalan A Yani yang baru dibuka Minggu pekan lalu.

Sudjoko, Direktur Dealer Motor Viar mengatakan sejumlah pengusaha mulai membuka tokonya karena telah dialiri listrik.

''Salah satu penyebab ruko yang dibiarkan kosong bertahun-tahun karena tidak dialiri listrik. Sekarang mereka membukanya karena PLN melayani penyambungan baru. Termasuk Lucky Cake Bakery yang rukonya sudah dibeli pemiliknya hampir sepuluh tahun, tapi tidak ditempati karena tak ada listrik,'' tuturnya.

Kepala Badan Pusat Statistik Karimun Sumarmono mengatakan pertumbuhan ekonomi di kabupaten setempat mengalami tren peningkatan dari tahun ke tahun.

Sumarmono menjelaskan laju pertumbuhan ekonomi pada 2010 mencapai 6,56 persen, meningkat dibandingkan 2009 sebesar 6,30 dan 2008 yang mencapai 6,04 persen.

''Masalah listrik merupakan penyebab lambannya pertumbuhan ekonomi. Kami memperkirakan pertumbuhan tahun ini meningkat cukup besar karena PLN melakukan penyambungan terhadap ruko-ruko yang sebelumnya tidak terlayani,'' katanya.

Sedangkan pertumbuhan di kawasan perdagangan bebas, menurut dia belum kelihatan karena perusahaan di kawasan itu pada umumnya belum melakukan kegiatan produksi.
(ANT-RD/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026