Logo Header Antaranews Kepri

Harga Cabai di Tanjungpinang Turun Jelang Puasa

Rabu, 20 Juli 2011 15:31 WIB
Image Print

Tanjungpinang, 20/7 (ANTARA) - Harga cabai merah dan cabai rawit yang dijual pedagang sayur-mayur di Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau turun dari Rp18.000/kg menjadi Rp15.000/kg menjelang puasa.

"Sejak tadi pagi harga cabai merah dan rawit turun sebesar Rp3.000," kata pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Tanjungpinang, Eli, Rabu.

Eli mengungkapkan, harga cabai merah dan rawit selalu mengalami perubahan. Setiap hari cabai merah dan cabai rawit yang berasal dari beberapa daerah di Pulau Jawa diangkut dengan menggunakan pesawat.

Kenaikan atau pun penurunan harga cabai merah dan rawit tergantung pada harga yang ditetapkan distributor di Tanjungpinang.

"Kami hanya mengambil keuntungan sedikit," ungkapnya.

Sementara harga cabai merah kering yang berasal dari India naik dari Rp34.000/kg menjadi Rp42.000/kg. Harga komoditas tersebut naik sejak dua hari yang lalu.

"Persediaan cabai merah kering tidak banyak," ungkapnya.

Hal yang sama dikatakan Upik, salah seorang pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Tanjungpinang. Sebagian harga sayur-mayur yang dijual pedagang turun, namun permintaan menurun.

"Pendapatan kami turun sekitar 50 persen, padahal harga sayur-mayur turun," ujar Upik yang telah berjualan sayur-sayur sekitar 16 tahun lalu di Pasar Baru Tanjungpinang.

Ia mengatakan, kondisi tersebut belum pernah terjadi di Tanjungpinang, apalagi pada saat masyarakat menyambut bulan puasa.

"Kalau menjelang puasa, biasanya jualan kami laris, tapi sekarang malah sepi," katanya.

Pedagang sayur-sayuran di Tanjungpinang terpaksa menutup usahanya sekitar pukul 13.00 WIB, karena sepi pembeli. Padahal, biasanya, pedagang baru menutup usahanya sekitar puku 16.00 WIB.

"Mulai pukul 12.00-13.00 WIB sudah sepi," ungkapnya.

(ANT-NP/B012/Btm3)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026