
Warga Batam Temukan Mayat Wanita Tanpa Identitas

Batam (ANTARA News) - Warga Piayu Laut, Seibeduk, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau menemukan sosok mayat wanita tanpa identitas diperkirakan berusia sekitar 17-20 tahun tersangkut di antara batu karang Pantai Tanjung Katung, Kamis.
Saat ditemukan, jenazah mengenakan baju kemeja ketat hitam, celana pendek warna hitam, sepatu hak tinggi warna putih dan di tangan korban ada dua aksesori gelang. Baju korban saat ditemukan dalam keadaan terbuka.
Saksi mata, Ahat mengatakan saat hendak mengantar putrinya bersekolah menyeberangi perairan Pantai Tanjung Katung, Piayu Laut, ia melihat seonggok benda di antara batu karang di kawasan pantai tersebut dan setelah diamati dari dekat ternyata sesosok mayat.
"Saya mendekatinya dan ternyata sesosok mayat wanita yang mulutnya penuh busa," ujar Ahat.
Ahat langsung menghubungi warga setempat dan pihak Kepolisian Sektor Seibeduk Kota Batam.
Polisi bersama warga mengevakuasi mayat wanita itu ke kampung Piayu Laut menggunakan pompong (perahu kecil).
Tak lama berselang Tim Identifikasi Polresta Batam Rempang Galang (Barelang) tiba di lokasi dan memeriksa mayat.
Oleh Tim Identifikasi, jenazah terlebih dahulu disemayamkan di pos masuk kempung Tanjung Piayu Laut dengan harapan ada masyarakat yang mengenalinya.
Namun, ratusan warga yang datang tidak ada yang mengenali mayat tersebut.
"Ini bukan masyarakat sekitar sini," ujar warga Piayu Laut, Arpa.
Kapolsek Seibeduk AKP Firdaus mengatakan korban diperkirakan meninggal sekitar tiga atau empat jam sebelum ditemukan. Kondisi jasad korban masih utuh dan dari mulutnya keluar busa.
"Belum bisa dipastikan penyebab kematian wanita ini. Bisa jadi bunuh diri atau dibunuh. Tunggu saja hasil visum dan pemeriksaan saksi-saksi," ujar Firdaus.
Tim Identifikasi Polresta Barelang membawa mayat ke Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) di Sekupang untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.
"Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut, segera saja datang ke RSOB," kata Firdaus.
(ANT-L/B013/Btm3)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
