
Penumpang Kapal di Batam Masih Normal

Batam (ANTARA News) - Penumpang kapal ke beberapa tujuan dalam dan luar provinsi di pelabuhan domestik Sekupang, Kota Batam, Provinsi kepulauan Riau, memasuki hari ke-10 bulan Ramadhan 1432 Hijriyah masih normal.
"Hingga hari ini belum ada peningkatan penumpang yang melewati pelabuhan domestik Sekupang baik tujuan dalam maupun luar provinsi," kata Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang Erwin Syahrial, Rabu.
Ia mengatakan, kemungkinan peningkatan penumpang yang menggunakan jasa pelayaran melalui pelabuhan tersebut terjadi saat memasuki pertengahan bulan puasa.
"Biasanya pertengahan puasa anak-anak sekolah sudah libur. Saat itulah siswa yang berasal dari luar Batam baru akan mudik melalui pelabuhan domestik Sekupang," katanya.
Namun menurut Erwin peningkatan jumlah penumpang yang signifikan baru akan terjadi sekitar satu minggu jelang lebaran.
Pengelola feri Fajar Marindo Azhar mengatakan bahwa saat ini belum ada peningkatan penjualan tiket ke semua tujuan dari pelabuhan domestik Sekupang.
"Penjualan tiket jarak dekat dan jarak menengah masih normal. Belum ada peningkatan," ujar Azhar.
Menurut dia, lonjakan penumpang diperkirakan terjadi mulai H-7 hari raya Idul Fitri.
"Mulai H-10 semua operator pelayaran domestik akan menyiapkan armada cadangan. Namun jumlahnya berapa belum ada data pasti," katanya.
Pelabuhan domestik Sekupang setiap hari melayani pelayaran kapal dengan tujuan beberapa daerah di Provinsi Kepulauan Riau seperti Tanjung Balai Karimun, Tanjung Batu, Moro, dan tujuan Provinsi Riau antara lain Selat panjang, Buton, Dumai, Kuala Tungkal, dan Pekan Baru.
Pada saat mudik lebaran tahun-tahun sebelumnya, pelabuhan ini juga melayani pelayaran kapal tujuan Palembang, namun mulai 2011 tidak dilayani lagi.
"Pelayaran tujuan Palembang sudah tidak ada lagi, semua dialihkan ke Kuala Tungkal, kemungkinan besar kapal yang melayani tujuan Kuala Tungkal akan ada tembahan beberapa kapal untuk mengantisipasi penumpukan penumpang," kata Azhar.
Namun untuk menentukan jumlah penambahan kapal, kata dia, asosiasi pelayaran dan semua operator kapal akan melakukan koordinasi terlebih dahulu. "Dalam minggu ini sudah akan ditentukan berapa banyak penambahannya," kata Azhar.
(ANT-L/E005/Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
