
Pemudik dari Batam Mulai Menurun

Batam (ANTARA News) - Jumlah pemudik yang menggunakan jalur laut dari Pelabuhan Domestik Sekupang Batam mengalami penurunan pada H-1 Lebaran 1432 Hijriah dibanding dengan H-2 yang mencapai 6.709 pemudik.
"Jumlahnya pemudik yang menggunakan jalur laut dari Pelabuhan Domestik Sekupang hari ini mencapai 5.631 orang atau berkurang lebih dari 1.000 orang dibanding H-2 kemarin yang mencapai 6.709 orang," kata Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang Batam, Erwin Safrizal di Batam, Senin.
Menurut Erwin, pemudik pada H-1 pada didominasi warga yang tinggal di kota/kabupaten Provinsi Kepulauan Riau seperti Tanjung Balai Karimun, Moro, Tanjungbatu dan beberapa pulau lain di wilayah provinsi setempat.
Erwin mengatakan hanya sebagian pemudik saja yang mudik pada hari ini dengan tujuan beberapa wilayah di Sumatra daratan seperti Jambi dan Riau.
"Untuk pemudik tujuan jarak jauh seperti Kuala Tungkal, Dumai, Buton, dan Pekanbaru sudah berkurang. Rata-rata mereka mudik pada H-3 dan H-2," ucap Erwin.
Pada H-1, kata Erwin jumlah kapal feri yang diberangkatkan dari Pelabuhan Domestik Sekupang mencapai 39 keberangkatan. Namun, jumlah penumpang tidak sepedata dua hari sebelumnya.
"Beberapa kapal hanya terisi 80-85 persen saja, terutama untuk tujuan Provinsi Riau," kata dia.
Walaupun arus mudik sudah hampir selesai, kata Erwin, semua operator pelayaran masih tetap menyiapkan kapal-kapal cadangan mereka untuk mengangkut arus balik yang diperkirakan akan mulai meningkat pada H+3 dan akan mencapai puncaknya pada H+5 nanti.
"Semua kapal masih disiapkan, karena diperkiakan pada hari Sabtu (4/9) dan (5/9) akan terjadi puncak arus balik," kata Dia.
Apalagi pada Senin (6/7) banyak karyawan swasta yang harus masuk kerja, kata Erwin.
Sementara itu, Syahbandar Pelabuhan Beton Sekupang, Agung Rahmadi memeperkirakan puncak arus balik menggunakan kapal Pelni dengan tujuan Batam akan terjadi pada Sabtu (4/9) dan Rabu (8/9).
"Pada hari Rabu kapal dari Jakarta akan masuk Batam, sedangkan pada Rabu kapal dari Belawan Sumatra Utara akan bersandar di Batam," kata Agung.
(ANT-L/E001/Btm3)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
