Logo Header Antaranews Kepri

Batam Kekurangan 29 Pos Pemadam Kebakaran

Senin, 10 Oktober 2011 16:01 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Kota Batam kekurangan 29 pos pemadam kebakaran untuk mengamankan kota industri dari bahaya amukan api, kata Kepala Kantor Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Batam, Azman usai meresmikan Pos Pemadam Kebakaran Tembesi, Senin.

"Berdasarkan rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran kementerian Pekerjaan Umum, Batam butuhkan 36 pos pemadam kebakaran. Namun baru ada tujuh pos milik pemerintah kota dan BP Batam," kata Kepala Kantor Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Batam, Azman.

Dari tujuh pos pemadam kebakaran, ia mengatakan dua dimiliki pemerintah kota dan lima lainnya dikelola Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Ia mengatakan pemerintah kota akan terus menambah jumlah pos pemadam kebakaran hingga sesuai dengan rencana Kementerian Pekerjaan Umum.

"Baik pengadaan pos maupun mobil pemadam kebakaran kita tambah secara bertahap," kata Azman.

Kantor PBK Batam pada 2012 menganggarkan pembelian mobil pemadam kebakaran empat unit untuk memenuhi kebutuhan.

"Dua dari empat unit mobil PBK itu, dua unit mobil tangki kapasitas 2.500 liter," kata dia.

Sementara itu, selain kekurangan pos pemadam kebakaran, Kota Batam juga membutuhkan personel.

Menurut Azman, idealnya Kota Batam memiliki 150 orang petugas pemadam.

"Untuk personel juga kita terus tambahkan. Kita banyak bantuan dari anggota Satpol PP dan mutasi petugas PBK OB," kata Kepala Kantor.

Sementara itu, Senin, Pos Pemadam Kebakaran Pemkot Batam di Tembesi resmi beroperasi.

Azman mengatakan Pos Pemadam Kebakaran Tembesi untuk melayani wilayah Rempang Galang, Tembesi dan Batuaji.

PPK Tembesi dilengkapi satu unit mobil tangki dengan kapasitas 2.500 liter air dan 500 liter foam.

"Ada juga disiapkan mobil komando. Pos ini akan beroperasi untuk melayani wilayah sekitar," kata dia.

Pembangunan Pos kebakaran Tembesi menelan biaya Rp1 miliar yang dianggarkan dalam APBN.

"Pos ini yang sesuai standar nasional," kata Azman.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026