
Maling Gagal Bobol ATM BNI

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Anjungan tunai mandiri milik Bank Negara Indonesia di Sawalayan 21 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, gagal dibobol maling.
"Namun pada bagian tempat keluarnya uang dirusak maling tersebut," kata Kepala Bagian Operasional Polres Tanjungpinang, Kompol Praseto R Purboyo, Rabu.
Menurut dia, upaya pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Swalayan 21 Tanjungpinang itu diperkirakan terjadi pada subuh hari. Pelaku menutup kepala dan wajahnya dengan "helm".
Sebelum merusak tempat keluarnya uang pada ATM tersebut, pelaku menutup kamera CCTV dengan lem kertas.
"Pihak BNI tidak terlalu banyak mengalami kerugian, karena pelaku tidak berhasil membawa uang dari ATM tersebut. Pihak BNI baru mengetahui aksi pelaku itu tadi pagi, kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian," ungkapnya.
Prasetyo belum mau membeberkan identitas pelaku untuk kepentingan penyelidikan. Namun ia berjanji akan mempublikasikannya jika pelaku sudah ditangkap.
"Aksi pelaku terekam di kamera. Setelah pelaku ditangkap, kami akan mempublikasikannya," ujarnya.
Berdasarkan cara yang digunakan pelaku dalam membobol uang dalam ATM itu, polisi menduga pelaku baru pertama kali melakukan aksi kejahatan itu. Uang di dalam ATM tidak akan keluar, walaupun pada bagian tempat keluarnya uang dirusak.
"Kami menduga pelaku adalah pemain baru," katanya.
(NP/E001)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
