
Warga Tionghoa Berbagai Negara Padati Duta Maitreya

Batam (ANTARA Kepri) - Ribuan wisatawan dari berbagai negara padati Maha Vihara Duta Maitreya Batam Centre, Kota Batam untuk melaksanakan sembahyang Tahun Baru Imlek 2563/2012.
Menurut Humas Maha Vihara Duta Maitreya, Alvin Octavianus Yolanda, di Batam, mengatakan sejak Senin pagi, warga Tionghoa dan wisatawan dari Singapura, Malaysia dan berbagai daerah lain di ASEAN nampak bergantian bersembahyang di Vihara Maitreya terbesar di Asia Tenggara tersebut.
"Jumlah umat yang datang dan bersembahyang pada Imlek 2563/2012 ini sekitar 25.000 orang," kata dia.
Setiap perayaan hari-hari besar keagamaan, kata dia, Vihara ini selalu dikunjungi ribuan wisatawana asing yang ingin bersembahnyang.
Ia mengatakan, pihak Vihara juga menyediakan makanan vegetarian bagi umat yang bersembahnyang di Duta Maitreya saat perayaan Imlek.
Masakan tersebut antara lain cap cai, nuget vegetarian asam manis, tempe goreng, kari kentang, bihun goreng, mie goreng, nasi goreng, ikan vegetarian sambal balado, lo tahu dan sayur hijau.
"Juru masak yang menyiapkan hidangan ada 50 orang. Ada juga 200 orang tenaga sukarelawan yang turut membantu jelang dan saat perayaan," ucap Alfan.
Ribuan warga Tionghoa juga melaksanakan sembahyang di Vihara Budhi Bhakti Windsor, Lubuk Baja. Selain warga Batam, ada juga warga negara aging yang melaksanakan sembahyang.
Ketua Majelis Agama Kong Hu Chu Indonesia (Makin) Batam, Sudarmadi mengatakan, pengunjung yang datang ke vihara tersebut berasal dari Batam, seperti Singapura, Malaysia, Taiwan, Hongkong.
"Dari pagi tadi ribuan umat sudah berdatangan dan bersembahyang disini. Termasuk diantaranya warga asing," kata Sudarmadi.
Kepala Bagian Operasional Polresta Batam Rempang Galang (Barelang) Kompol Moch Soleh mengatakan ada 310 anggota kepolisian yang dikerahkan untuk mengamankan 15 vihara di Batam.
"Selain dari Polresta, anggota dari beberapa polsek juga diperbantukan," kata Soleh.
(KR-LNO/E001)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
