Logo Header Antaranews Kepri

BPS: Batam Inflasi 0,49 Persen

Rabu, 1 Februari 2012 15:18 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau mengatakan Kota Batam mengalami inflasi sebesar 0,49 persen pada Januari 2012 setelah pada Desember 2011 mengalami inflasi sebesar 0,09 persen.

"Kenaikan indeks harga konsumen (IHK) Kota Batam dari 125,29 pada Desember 2011 menjadi 125,91 pada Januari 2012, menyebabkan inflasi sebesar 0,49 persen," Kepala Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau (BPS Kepri), Syafri Said di Tanjungpinang, Rabu.

Syafri mengatakan, inflasi Januari 2012 dibandingkan dengan Januari 2011 di Kota Batam lebih rendah yaitu 0,82 persen.

Perubahan harga pada 76 komoditas juga memicu terjadinya inflasi sebesar 0,49 pada Januari 2012 di Batam.

Sebanyak 58 komoditas atau jasa diantaranya mengalami kenaikan harga atau tarif seperti ikan selar, kacang panjang, jeruk, beras, ikan mujair, daging ayam ras, mie, mobil, kangkung, ketupat/lontong sayur, wortel, ikan kembung/gembung, nasi, sotong, cumi-cumi, biskuit, serta biaya jaringan saluran TV.

Sebaliknya, tercatat 18 komoditas lainnya mengalami penurunan harga, antara lain sawi hijau, bayam, kentang, cabe merah, emas perhiasan, tomat sayur, minuman ringan, cabe rawit, apel, kol putih/kubis, ikan tongkol, bawang merah, susu cair kemasan, dan ikan bandeng.

Inflasi di Kota Batam juga disebabkan oleh naiknya indeks harga kelompok bahan makanan sebesar 1,51 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,50 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,01 persen.

Kelompok kesehatan sebesar 0,13 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,17 persen serta kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,19 persen.

Sebaliknya, kelompok sandang justru mengalami penurunan indeks sebesar 0,10 persen.

Sedangkan laju inflasi Januari 2012 dibandingkan dengan Januari 2011 di Kota Batam tercatat sebesar 3,43 persen, jauh lebih kecil dibandingkan laju inflasi periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 6,93 persen.

(KR-HKY/E008)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026