Logo Header Antaranews Kepri

DPRD Batam Lakukan Kunjungan Kerja

Jumat, 16 Maret 2012 20:12 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Komisi III DPRD Kota Batam Kepulauan Riau kunjungan kerja ke Bali.

Namun Ketua Komisi III Muhammad Yunus saat dihubungi dan dikonfirmasi informasi tersebut, Kamis mengatakan, tidak tahu terkait perjalanan ke Bali tersebut.

"Saya di Batam. Saya nggak tahu. Saya nggak ikut. Kalaupun ada yang pergi ke sana mungkin bimtek," ujar Yunus.

Wakil Ketua Komisi III Irwansyah saat dihubungi juga membantah dan mengatakan tengah berada di Jakarta.

"Siapa yang ke Bali? Saya sedang di Jakarta. Ketua saja (Muhammad Yunus) berada di Batam," kata Irwansyah.

Walaupun keduanya membantah, kepastian kunjungan kerja (kunker) ke Bali disampaikan seorang staf fraksi yang salah satu pegawainya bertugas di Komisi III. Staf tersebut mengatakan bahwa yang bersangkutan sedang kunker bersama Komisi III ke Bali.

Selain Komisi III, pada saat yang sama Komisi IV juga kunker ke Bali.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Batam Udin P Sihaloho saat dihubungi dari Batam mengatakan mengunjungi Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Pemerintah Kota Denpasar untuk melihat kota tersebut menjaga kondusivitas setiap kali pembahasan Upah Minimum Kota (UMK).

Menurut Udin, di kota tersebut setiap bulan Dewan Pengupahan melakukan kontrol harga di pasar. Jadi pada September sudah ada akumulasinya kebutuhan hidup layak.

"Kami akan coba menerapkan itu di Batam," kata dia.

Selain itu, Komisi IV juga mempelajari sistem bursa kerja "online" yang sudah berjalan akan coba diterapkan di Batam.

Sementara itu, pada Rabu (13/3) sore rombongan Komisi I berangkat ke Kota Ambon untuk melihat upaya yang dilakukan pemerintah setempat dalam menangani keamanan pascakonflik.

"Kami mau mempelajari tentang sosial politik kemasyarakatannya. Saat ini disana sudah relatif damai pascakonflik. Kami mau melihat bagaimana peran pemerintah daerah sehingga bisa terwujud seperti itu," kata Ketua Komisi I, Nuryanto.

(KR-LNO/S023)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026