
Puting Beliung Terjang 11 Rumah di Tanjungpinang

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Angin puting beliung disertai hujan lebat dan petir menerjang 11 rumah di sejumlah wilayah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu petang.
"Data sementara yang berhasil kami kumpulkan terdapat 11 rumah yang diterjang puting beliung, tiga rusak berat, delapan rusak sedang dan ringan," kata Koordinator Tagana Tanjungpinang Muhammat Tegar Balawangak di Tanjungpinang, Rabu malam.
Balawangak mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB itu, namun satu orang warga dilaporkan mengalami luka sobek pada bagian kepala akibat ditimpa atap rumah warga yang diterbangkan puting beliung.
"Tidak ada korban jiwa dan warga yang rumahnya mengalami kerusakan sudah mengungsi ke rumah keluarganya," katanya.
Di Kelurahan Teluk Keriting terdapat enam rumah yang mengalami kerusakan, dua rusak berat, satu sedang dan tiga lainnya rusak ringan.
Sementara di Kelurahan Penyengat terdapat lima rumah yang rusak, satu rusak berat dan empat rusak ringan.
Dua rumah yang mengalami kerusakan berat di RT 01 RW 11 Kelurahan Teluk Keriting adalah milik Darmawi dan Ismail.
Seluruh atap rumah Darmawi diterbangkan angin puting beliung sekitar 100 meter sebelum menghempas ke rumah Ismail hingga rusak berat.
Sejumlah warga yang sedang melaksanakan doa selamatan di rumah Ismail berhamburan ke luar rumah dan mengenai seorang warga hingga kulit kepalanya sobek.
"Kejadiannya begitu cepat, saat atap rumah Darmawi menghempas rumah Ismail, saat itu sedang ada doa selamatan, beruntung tidak ada korban jiwa," ujar saksi mata Zainuddin yang juga mengalami luka lecet pada kakinya akibat terkena atap rumah.
Selain di Teluk Keriting dan Penyengat, juga dilaporkan angin puting beliung merusak rumah warga Senggarang dan Kampung Bugis.
"Kami sudah mengirimkan angota untuk mengecek ke lapangan, hingga saat ini belum ada laporan berapa rumah atau warga yang terkena musibah itu," ujarnya.
(KR-HKY/E005)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
