Logo Header Antaranews Kepri

Batam Inflasi 0,20 Persen

Senin, 2 April 2012 16:08 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Riau menyatakan, Batam pada Maret 2012 mengalami inflasi sebesar 0,20 persen.

"Indeks harga konsumen Batam pada Maret 2012 naik dari 125,33 pada Februari 2012 menjadi 125,58 atau terjadi inflasi sebesar 0,20 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Riau, Badar, di Tanjungpinang, Senin.

Ia mengatakan, inflasi pada saat itu merupakan inflasi yang kedua pada tahun 2012, setelah satu bulan yang lalu terjadi deflasi di Batam. Perubahan harga pada 67 komoditas menjadi pemicu terjadinya inflasi di Batam pada Maret 2012.

Sebanyak 43 komoditas diantaranya mengalami kenaikan harga, antara lain, bayam, tarif parkir, daging ayam ras, cabai merah, kangkung, sawi hijau, mobil, ice cream, besi beton, bensin, cabai rawit, pasir, beras, telur ayam ras, sabun mandi, parfum, jeruk, dan dencis.

Sebaliknya, tercatat 24 komoditas lainnya mengalami penurunan harga, antara lain, kacang panjang, ikan selar, bawang merah, cabai hijau, ketimun, tomat sayur, kentang, wortel, anggur, terong panjang, cumi-cumi, ikan tenggiri, kembang kol, ikan kakap merah, buncis, emas perhiasan, udang basah, dan pembasmi nyamuk.

Pihaknya mencatat tujuh kota di Sumatra mengalami inflasi dengan inflasi tertinggi terjadi di Kota Lhokseumawe sebesar 0,55 persen, dan inflasi terendah terjadi di Kota Palembang sebesar 0,04 persen.

"Perubahan harga komoditas kebutuhan masyarakat di Batam tergolong rendah dibanding 15 kota lainnya di Sumatra," ujarnya.

Sementara berdasarkan pengelompokan indeks harga konsumen, inflasi di Batam disebabkan oleh naiknya indeks harga kelompok bahan makanan sebesar 0,13 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,13 persen.

Kemudian, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,12 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,27 persen, serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,66 persen.

Sebaliknya, kelompok sandang justru mengalami penurunan indeks sebesar 0,02 persen. Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga tidak mengalami perubahan indeks dibanding bulan sebelumnya.

"Laju inflasi tahun kalender (Januari - Maret) 2012 di Kota Batam sebesar 0,23 persen dan laju inflasi 'year on year' (Maret 2012 dibanding dengan Maret 2011) di Kota Batam sebesar 3,27 persen," ujarnya.

(KR-NP/S025)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026