Logo Header Antaranews Kepri

BP Gandeng Pemkot Batam Tangani Banjir

Jumat, 13 April 2012 19:02 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam menggandeng Pemerintah Kota Batam dalam menangani banjir.

"BP akan kerja sama dengan Pemkot dalam menangani banjir," kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas BP KPBPB Batam, Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Jumat.

Dwi Djoko Wiwoho mengatakan BP dan Dinas Pekerjaan Umum akan menormalisasi drainase yang sudah ada untuk memaksimalkan fungsi aliran air.

Namun, ia tidak memastikan jumlah anggaran untuk normalisasi drainase.

"Kalau anggaran, kami belum tahu," kata dia.

Untuk pembangunan drainase baru, ia mengatakan akan disesuaikan dengan pembangunan jalan.

Sementara itu, Kepala Badan Pengusahaan KPBPB Batam Mustofa Widjaja, mengatakan pihaknya sedang melakukan pembahasan tentang perubahan rencana penanganan banjir sebagai salah satu cara antisipasi banjir kota tersebut.

"Saat ini tengah digodok perubahan master plan untuk seluruh Batam," kata Mustofa Widjaja .

Ia mengatakan, selama ini rencna induk atau master plan penanganan banjir sudah ada, namun perlu dilakukan revisi sesuai dengan perubahan alam dan cuaca yang ada di Batam.

"Setiap lima tahun, kami lakukan revisi terhadap rancangan awal melalui sebuah studi. Kedepan, kami akan membuat sistem drainase se-Pulau Batam," katanya.

Walaupun Batam sering dilanda banjir, hingga saat ini seluruh kawasan industri di Batam masih aman dari banjir.

"Untuk kawasan industri masih aman dari banjir, karena sistem drainase yang dibuat sangat mumpuni," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam, Yumasnur mengatakan sulit mengatasi banjir di Batam karena tidak memiliki lahan untuk drainase.

Lahan drainase, kata Yusmasnur, dialokasikan BP untuk kepentingan industri perumahan dan lainnya.

"Harusnya, site plan BP saat mengalokasikan lahan, harus jelas dan tegas untuk drainase," kata dia.

(Y011/A011)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026