
Mahasiswa UMRAH Gandeng LKBN ANTARA Laksanakan Program Mengajar Gratis

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Mahasiswa semester enam Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji yang tergabung dalam Komunitas Kepri Mengajar menggandeng LKBN ANTARA untuk melaksanakan program mengajar gratis.
"Kami berharap LKBN ANTARA dapat membantu menyosialisasikan program mengajar gratis untuk anak-anak kurang mampu kepada masyarakat Tanjungpinang dan Bintan," ujar aktivis Komunitas Kepri Mengajar, Eva Fransiska, di Tanjungpinang, Sabtu.
Ia mengungkapkan, LKBN ANTARA memiliki hubungan yang baik dengan Komunitas Kepri Mengajar, karena pendiri organisasi tersebut adalah wartawan ANTARA yang bertugas di Pulau Bintan (Tanjungpinang dan Bintan) dan Wakil Ketua DPRD Kepulauan Riau, Iskandarsyah.
Komunitas Kepri Mengajar juga membuka diri kepada individu maupun organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama mencerdaskan anak-anak kurang mampu yang kurang beruntung karena tidak dapat memperoleh pendidikan formal di sekolah. Komunitas Kepri Mengajar juga mendorong anak-anak tersebut untuk bersekolah, karena mereka berhak mendapatkan pendidikan yang layak.
"Kami berharap mereka dapat membaca, menulis dan berhitung," katanya.
Tahap awal, Komunitas Kepri Mengajar akan memberikan pendidikan gratis kepada 17 anak-anak kurang mampu di Desa Kawal. Anak-anak itu akan dididik oleh mahasiswa yang memiliki pengalaman mengajar di sekolah dasar.
"Kami akan datang ke pemukiman anak-anak tersebut dan memberikan pendidikan," katanya.
Sementara itu Kepala Biro LKBN ANTARA Kepulauan Riau (Kepri), Evy Ratnawati Syamsir, mengatakan, program yang dilaksanakan Komunitas Kepri Mengajar sejalan dengan program ANTARA dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. LKBN ANTARA akan memberikan bantuan alat tulis kepada anak-anak kurang mampu yang dididik oleh Komunitas Kepri Mengajar.
"Bantuan ini akan kami salurkan dalam waktu dekat," katanya.
Di beberapa daerah di Indonesia, kantor berita Indonesia itu juga melaksanakan program ANTARA Membaca. Program itu dilaksanakan sejak beberapa tahun yang lalu.
"Kami memberi apresiasi terhadap mahasiswa yang peduli dengan pendidikan, dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa," ujarnya.
Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kota Tanjungpinang juga akan memberikan bantuan kepada Komunitas Kepri Mengajar untuk melaksanakan program mengajar gratis.
"Kami akan memberikan bantuan alat tulis untuk anak-anak kurang mampu yang mengikuti program belajar gratis yang dilaksanakan Komunitas Kepri Mengajar," kata Ketua Perhimpunan INTI Tanjungpinang Krismanto.
Bantuan tersebut akan disalurkan kepada 17 anak-anak kurang mampu di Desa Kawal, Bintan, yang tidak dapat membaca dan menulis. Anak-anak yang seharusnya duduk di bangku sekolah dasar itu, kata dia, layak mendapatkan pendidikan gratis.
"Walaupun program pendidikan itu bersifat nonformal, tetapi ilmu yang disalurkan pengurus Komunitas Kepri Mengajar sangat berharga. Ini adalah kegiatan yang mulia," ujarnya.(KR-NP/S025)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
