Logo Header Antaranews Kepri

Polresta Barelang Amankan 26 Kilogram Narkoba

Rabu, 2 Mei 2012 18:12 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Satuan Narkoba Polresta Batam Rempang Galang (Barelang) mengamankan tiga orang terduga pemilik 26 kilogram bahan baku narkoba asal Malaysia senilai sekitar Rp780 juta.

Kepala Satuan Narkoba Polresta Barelang, Kompol Arief Bastari di Batam, Rabu, mengatakan barang haram tersebut diamankan dalam operasi yang dilakukan sejak awal April lalu.

"Pertama kami menangkap dua orang masing-masing M dan STL dengan barang bukti dua kilogram 'candu' narkoba yang berbentuk seperti bongkahan gula merah. Setelah dikembangkan akhirnya berhasil menangkap A dengan barang bukti 24 kilogram yang disimpan dalam koper merah di rumahnya," kata dia.

Arief mengatakan, barang tersebut merupakan bahan baku pembuat narkoba termasuk shabu, 'pil koplo', dan jenis narkoba lain.

"Bentuknya masih bahan baku, bila dikonsumsi efeknya jauh lebih hebat dibanding bila sudah dibentuk menjadi narkoba," kata dia.

Berdasarkan pengakuan ketiga pelaku, kata Arief, barang tersebut berasal dari Malaysia namun masuk ke Batam menggunakan kapal yang berlayar dari Dumai, Riau.

"Asalnya memang dari Malaysia, namun masuknya lewat Dumai. Selanjutnya oleh seorang berinisial A yang saat ini masih buron, dikirim ke Batam," kata Arief.

Ia mengatakan, ketiga komplotan yang ditangkap tersebut tidak ada kaitan dengan kelompok pengedar dan kurir narkoba jenis shabu yang ditangkap sekitar dua minggu yang lalu.

"Mereka merupakan komplotan terpisah dengan yang kami amankan beberapa waktu lalu. Ini kelompok lain yang baru pertama bermain," kata Arief.

Arief mengatakan, akan terus memburu A yang untuk mengungkap jaringan pemasok bahan baku narkoba tersebut di Batam.

"Tujuannya memang dipasarkan di Batam. Bisa jadi di Batam ada pabrik yang menggunakan bahan baku tersebut untuk membuat narkoba," kata dia.

Satuan Narkoba Polresta Barelang sejak awal tahun telah beberapa kali mengamankan puluhan kilogram shabu dan bahan baku narkoba yang masuk dari pelabuhan di Batam. (KR-LNO/Y008)

Editor:Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026