
BMKG: Waspadai Angin Kencang di Batam

Batam (ANTARA Kepri) - Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Hang Nadim Batam Provinsi Kepulauan Riau meminta warga kota mewaspadai angin kencang pada Selasa hingga Rabu.
"Angin kencang bisa mencapai 40 km per jam. Ini sangat berbahaya," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Hang Nadim Batam Try Agus di Batam, Selasa.
Angin kencang bisa terjadi bila terdapat awan cumulonimbus atau awan hitam di langit kota. Awan tersebut bisa datang tiba-tiba.
Namun, bila awan hitam pekat tidak muncul, maka BMKG memperkirakan kecepatan angin mencapai 20 km per jam.
Angin bertiup dari tenggara hingga barat daya.
Saat angin kencang, kata dia, maka para nelayan yang menggunakan kapal kecil harus hati-hati. "Bisa terhempas," kata Try.
Angin kencang yang dipacu awan cumulonimbus, kata dia, bisa berdampak pada gelombang air laut.
Menurut Try, ketinggian ombak bisa mencapai dua hingga tiga meter.
BMKG juga meminta pesawat kecil lebih berhati-hati dalam penerbangan, karena angin kencang.
Sementara itu, BMKG memprakirakan dua hari ke depan, Batam hujan ringan dari siang hingga malam.
Bila tidak ada awan cumulonimbus yang datang tiba-tiba, gelombang laut di perairan Batam mencapai satu meter.
"Maksimum satu meter. Ini masih aman untuk pelayaran," kata Try.
Sedang di Perairan Natuna, gelombang bisa mencapai dua meter.
Suhu udara diperkirakan sekitar 24-31 derajat celcius dengan kelembaban 70-97 persen.
Sebelumnya, rumah warga Perumahan Taman Sari Blok D yang terbuat dari asbes, melayang saat angin kencang meniup Kota Batam, Minggu (13/5).
Atap rumah Ros melayang beberapa meter sebelum jatuh di jalanan.
Selain menerbangkan atap rumah warga, hujan disertai kencang juga merobohkan ranting-ranting pohon di Tiban. (Y011/Y008)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
