Logo Header Antaranews Kepri

Nelayan Karimun Kembangkan Rumput Laut

Kamis, 7 Juni 2012 01:54 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Nelayan Dusun Semukul, Desa Sugie, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau mulai mengembangkan budidaya rumput laut unggul sebagai usaha tambahan dari hasil melaut.

"Kami sangat senang, ternyata dari bibit hanya seberat 3 ons bisa menghasilkan rumput laut seberat 20 ton," kata Ketua Kelompok Nelayan Dusun Semukul, usai menerima kunjungan Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani di daerah setempat, Rabu.

Bibit rumput laut unggul yang dikembangkan masyarakat Dusun Semukul itu mulai berkembang dengan baik dan menghasilkan bibit yang cukup tahan terhadap serangan ikan dan hama lainnya.

Manan mengatakan bahwa awalnya nelayan membeli bibit dari Bali sebanyak 20 kg, namun pada saat dikembangkan sebagian besar hanyut terbawa arus laut dan yang tersisa hanya 3 ons.

"Beruntung, dengan hanya 3 ons bibit bisa menghasilkan sebanyak ini," ujarnya sambil menunjukkan timbunan rumput laut yang tampak hijau segar.

Rumput laut yang baru dipanen nelayan itu tidak langsung dijual, para ibu-ibu langsung memotong dan mengikatnya kembali dengan tali untuk dijadikan sebagai bibit.

"Saat ini kami fokus dulu mengembangkannya agar bisa panen lebih banyak," ujar salah seorang ibu yang asik mengikat rumput laut bersama sejumlah ibu-ibu lainnya.

Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani sangat senang melihat para nelayan telah berhasil mengembangkan budidaya rumput laut yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan para nelayan.

"Saya bangga dan saya harapkan ini bisa dikembangkan terus sehingga bisa mengangkat atau meningkatkan perekonomian para nelayan," kata Sani.

Melihat semangat para ibu-ibu yang asik mengikat bibit rumput laut untuk bibit itu, secara spontan Gubernur menyerahkan sedikit uang yang dirogoh dari saku celananya untuk sekedar penambah motivasi.

"Saya senang dan ini sedikit buat ibu-ibu untuk tambahan belanja," kata Sani.

Pihaknya fokus kepada pengembangan sektor kelautan dan perikanan untuk jangka menengah dan panjang pembangunan.

"Kepri 96 persen lautan dan potensi itu sangat besar untuk dikembangkan menjadi sentra perikanan atau industri kelautan," kata Sani.

Selain di Karimun, menurut Gubernur Pemprov Kepri juga mengembangkannya di Kabupaten Bintan, Kepulauan Anambas dan Natuna. (KR-HKY/I014)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026