Logo Header Antaranews Kepri

Pemkab akan Dirikan Karimun Convention Center

Rabu, 20 Juni 2012 04:40 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA Kepri) - Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, berencana mendirikan pusat promosi produk khas daerah setempat yang diberi nama Karimun Convention Center di Jalan Lingkar atau Coastal Area Tanjung Balai Karimun.

"Karimun Convention Center (KCC) direncanakan akan dibangun pada 2013. Bupati menyambut baik rencana itu dan saat ini sedang dibuat perencanaan bentuk bangunannya untuk dituangkan dalam DED (detail engineering design)," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Karimun Sudarmadi di Tanjung Balai Karimun, Selasa.

Sudarmadi mengatakan fungsi KCC mirip dengan Sumatra Promotion Center di Batam yaitu menjadi pusat promosi produk dan kebudayaan daerah kepada wisatawan dalam maupun luar negeri.

"Di KCC akan dipamerkan produk makanan khas, kerajinan industri kecil dan menengah khas Karimun. Fungsinya ganda, selain untuk promosi juga menjadi pasar produk khas daerah dengan target wisatawan mancanegara," ucapnya.

Berbagai produk makanan khas daerah, mie laksa, kue bangkit, aneka kerupuk ikan dan udang dapat dipamerkan di KCC.

"Kerajinan industri kecil dan menengah juga akan dipamerkan di sana, seperti produk berbahan daun pandan seperti tikar, topi, kotak tisu dan lainnya," paparnya.

KCC, lanjut dia, diproyeksikan sebagai pengganti gedung Karimun Expo yang luas bangunannya sangat kecil sehingga tidak mampu menampung seluruh hasil produk industri kecil dan menengah.

"Saat ini, produk industri kecil dan menengah yang terdaftar di Disperindag mencapai 647, semuanya belum tertampung di Karimun Expo. Selain itu, kegiatan promosi dan pameran juga tidak optimal akibat terbatasnya luas gedung itu," tuturnya.

Pembangunan KCC di Jalan Lingkar atau Coastal Area merupakan salah satu program pemerintah daerah untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat pariwisata dan perekonomian masyarakat.

Coastal Area yang berada di pantai timur Tanjung Balai Karimun merupakan proyek tahun jamak yang menelan anggaran sekitar Rp172 miliar.

Proyek tersebut baru selesai pada awal 2012 yang meliputi reklamasi pantai, jalan sepanjang 5 kilometer dengan lebar 50 meter dan panggung rakyat sebagai pusat kesenian rakyat. (KR-RDT/A013)

Editor: Jo Seng Bie



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026