Logo Header Antaranews Kepri

Warga di sekitar Gunung Marapi diminta tingkatkan kewaspadaan

Senin, 3 Maret 2025 17:24 WIB
Image Print
Arsip-Satu unit kendaraan terseret arus banjir lahar dingin pada 13 Mei 2024 di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Padang (ANTARA) - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Marapi mengingatkan masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai yang berhulu langsung dari Gunung Marapi, Sumatera Barat untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Saat ini sedang turun hujan di sekitar lereng Gunung Marapi, harap tingkatkan kewaspadaan terutama warga yang tinggal di dekat bantaran sungai yang berhulu langsung dari Gunung Marapi," kata petugas PGA Gunung Marapi Teguh di Padang, Senin.

Imbauan tersebut untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan debit air sungai dari Gunung Marapi yang berpotensi menjadi ancaman bencana banjir lahar dingin.

Pada 11 Mei 2024 sungai-sungai yang berhulu langsung dari Gunung Marapi meluap dan menerjang pemukiman warga hingga Kota Padang Panjang dan menyebabkan 63 orang meninggal dunia.

Merujuk hasil evaluasi Gunung Marapi periode 16 hingga 28 Februari 2025 terdapat sejumlah rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG kepada masyarakat terkait aktivitas gunung api itu.

Rekomendasi itu di antaranya masyarakat, pendaki, atau pengunjung diminta tidak memasuki atau berkegiatan di dalam wilayah radius tiga kilometer dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PGA ingatkan warga di sekitar Gunung Marapi tingkatkan kewaspadaan



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026