
Pemkot Batam Razia e-KTP Oktober

Batam (ANTARA Kepri) - Pemerintah Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau berencana merazia masyarakat yang belum memiliki KTP elektronik pada Oktober 2012.
"Oktober akan segera razia besar-besaran," kata Wali Kota Batam Ahmad Dahlan usai rapat SKPD di Batam, Rabu.
Ia mengatakan razia dilakukan untuk memastikan seluruh warga sudah merekam data e-KTP.
"Razia ini perlu dilakukan, jangan sampai ada yang tidak punya e-KTP," kata Wali Kota.
Ia meminta seluruh warga segera merekam datanya untuk pembuatan e-KTP, selagi masih dilayani di tiap kelurahan.
"Pergunakanlah kesempatan emas ini. Kalau tidak, maka tidak akan punya e-KTP," kata dia.
Perekaman data e-KTP, kata Wali Kota tetap dilaksanakan pada Bulan Puasa, sehingga harus dimanfaatkan masyarakat.
Ditanya apa dirinya sudah merekam data, ia mengatakan belum. "Senin nanti," kata dia menambahkan.
Sementara itu, hingga akhir pekan lalu, sebanyak 133.132 orang penduduk Kota Batam telah melakukan rekam data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang dilaksanakan sejak awal Juli 2012. Jumlah wajib KTP di Batam tercatat. 707.000 orang.
Hingga saat ini Kecamatan Batu Ampar sudah menyelesaikan rekam data 13.362 orang, Lubuk Baja 16.481 orang, Batam Kota 13.354 orang, Sekupang 11.436 orang, Batuaji 15.508 orang.
Selanjutnya Bengkong 9.839 orang, Kecamatan Nongsa 12.335, Sagulung 13.030, Sei Beduk 12.267, Belakang Padang 6.228, Bulang 3.425 dan Galang 6.037 orang.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sadri Khairuddin mengatakan, rekam data dilakukan di 12 kecamatan dengan menggunakan 24 alat, masih tersisa sekitar 600 ribu orang penduduk Batam yang belum merekam data e-KTP.
Ia mengatakan, masih ada waktu hampir tiga bulan untuk menyelesaikan perekaman data tersebut dengan dibantu tambahan alat dari Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang.
"Masih cukup waktu untuk menyelesaikan target 700 ribu orang. Dengan tambahan alat yang sudah terpasang diharapkan setiap hari ada 700 jiwa yang melakukan rekam data," kata dia.
Sadri mengatakan, perekaman data e-KTP di Batam dilakukan selama sekitar 10 jam setiap hari termasuk Sabtu dan Minggu.
"Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar target bisa terpenuhi. Walaupun perekaman harus dilakukan sampai malam hari," kata dia.
Bagi penduduk yang belum memiliki KTP SIAK, kata Sadri, akan dilayani setelah program e-KTP untuk sekitar 700 ribu orang penduduk selesai pada September 2012.
"Saat ini baru untuk yang terdaftar dan memiliki undangan. Bagi yang belum, akan dilakukan perekaman setelah program awal ini selesai," kata Sadri. (Y011/N005)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
