
Menteri Perdagangan Jamin Ketersediaan Pangan

Batam (ANTARA Kepri) - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menjamin ketersediaan pangan di seluruh Indonesia memasuki Ramadhan 1433 Hijriah.
"Ketersediaan pasokan terjamin," kata Menteri usai meninjau beberapa pasar di Batam, Senin.
Ia mengatakan, kebutuhan pangan terjamin karena saat ini bertepatan dengan panen raya dan panen beberapa bahan pangan. "Sekarang sedang panen raya dan panen kentang, bawang merah. Pasokan beras terjamin," katanya.
Mengenai harga, menurut Menteri tidak ada alasan tidak stabil. Jika ada beberapa harga yang naik akan diselidiki penyebabnya seperti ayam dan telur.
Seharusnya harga stabil karena pasokan ayam tahun ini mencapai dua miliar ekor, bertambah dari ketersediaan tahun sebelumnya 1,7 miliar. "Nanti kita akan coba menelusuri di seluruh bagian mata rantai," katanya.
Harga daging sapi, menurut Gita Wirjawan, memang mengalami sedikit kenaikan karena keterbatasan pasokan.
Namun menteri kaget dengan harga sayuran yang melonjak. "Bayam naik tinggi, padahal di jawa stabil," katanya.
Harga sayur-mayur di Kota Batam, Kepulauan Riau, melonjak hingga lebih dari 100 persen, karena penurunan pasokan dari Pulau Bintan. Harga kangkung dan bayam per kilo mencapai Rp18 ribu, naik dibanding harga normal Rp8 ribu per kilogram.
Pedagang di Pasar Mitra Raya, Batam Kota Sulaiman mengatakan pasokan dari Pulau Bintan menurun drastis. Hampir sepekan terakhir pasokan dari Pulau Bintan menurun hingga lebih dari 50 persen sehingga memicu kenaikan harga.
"Pasokan sayuran segar untuk Batam rata-rata memang dari Pulau Bintan. Jika terjadi gangguan akan sangat berpengaruh terhadap kenaikan harga," katanya.
Selain kangkung dan bayam, sawi hijau juga mengalami kenaikan dari Rp8 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogram, sementara kacang panjang dari Rp10 ribu menjadi Rp16 ribu per kilogram.(Y011/S004)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
