
Peledakan ke Haluan Kepri Teror Kebebasan Pers

Batam (ANTARA Kepri) - Pelemparan benda berpeledak ke halaman kantor Surat Kabar Haluan Kepri di Batam, Kepulauan Riau, pada Selasa dini hari merupakan bentuk teror terhadap kebebasan pers.
"Ini adalah teror terhadap kebebasan pers yang kesekian kali terjadi di Batam," kata anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kepulauan Riau Surya Makmur Nasution di Batam, Selasa.
Ia mengatakan teror terhadap pers berulang kali terjadi di Batam sejak beberapa tahun terakhir. Baik teror oleh individu maupun instansi.
"Mulai Batam Pos sewaktu masih di Baloi dan yang terakhir wartawan Batam TV yang ditarik oknum aparat militer ketika meliput SPBU beberapa waktuy lalu," kata mantan wartawan Harian Kompas itu.
Ia mengatakan seharusnya teror tidak ada lagi, karena UU Pers mengatur mekanisme bagi pihak yang merasa keberatan atas pemberitaan.
"Bila keberatan, bisa gunakan hak jawab, klarifikasi. Kalau dianggap merugikan, bisa ajukan gugatan," kata dia.
Menurut dia, teror terhadap kebebasan pers harus diperangi bersama rakyat dengan insan pers. Karena upaya pemberangusan media akan merugikan masyarakat.
"Ketika kebebasan pers direnggut, sesungguhnya masyarakat yang rugi," kata dia.
Insan pers, kata dia, harus melawan segala bentuk teror dan terus berpegang pada kebebasan pers.
Ia meminta media tetap memberitakan apa pun yang terjadi, terutama peristiwa yang meresahkan masyarakat.
"Terus beritakan praktik-praktik perdagangan ilegal, premanisme dan lainnya," kata dia.
Teror, kata dia, jangan menjadikan media berhenti bersuara atau takut. Sebaliknya, media harus melawan.
"Kalau tidak melawan dan menghadapi, maka kejadian ini akan berulang," kata dia.
Kepada polisi, Nasution berharap menuntaskan kasus itu, karena teror sudah menyangkut kelembagaan, bukan lagi individu.
Kantor Harian Haluan Kepri dilempari pipa bermesiu yang meledak dan merusak satu unit kendaraan cetak.
Pimpinan Redaksi Haluan Kepri Ahmad Zulkani menyakini teror "bom" itu terkait pemberitaan, namun belum diketahui berita yang mana.
Haluan Kepri merupakan harian yang terbit di Provinsi Kepulauan Riau dan terkenal kritis terhadap isu reklamasi, pelabuhan dan masalah kemasyarakatan lainnya.(Y011/A013)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
