Logo Header Antaranews Kepri

Tiket Feri Batam-Dumai Habis

Senin, 6 Agustus 2012 08:14 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Tiket feri dari Pelabuhan Domestik Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau tujuan Dumai, Provinsi Riau untuk keberangkatan 16 dan 17 Agustus habis terjual.

"Untuk tanggal tersebut tiket sudah habis. Namun untuk hari-hari lain masih tersedia walaupun jumlahnya sudah tidak banyak lagi," kata Humas Dumai Express Asmadi di Batam, Senin.

Ia mengatakan setiap hari ada empat feri melayani rute tersebut. Bila permintaan tiket mengalami kenaikan, kami telah menyiapkan dua kapal lain untuk melayani penumpang.

"Hingga saat ini belum ada konfirmasi untuk memberangkatkan dua kapal lain, namun jika jumlah penumpang melonjak baru akan dioperasikan," kata dia.

Asmadi mengatakan, hingga hari ini jumlah penumpang tujuan Dumai dan daerah lain di Provinsi Riau belum mengalami lonjakan berarti.

"Hingga saat ini masih normal, kami perkirakan mulai lima hari menjelang lebaran baru akan terjadi lonjakan. Puncaknya akan terjadi tiga hari sebelum Lebaran," kata dia.

Berdasarkan informasi petugas di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS), selain Dumai Express tiket feri Batam Jet dengan tujuan yang sama pada dua tanggal tersebut juga telah habis terjual.

Operator pelayaran di PDS Kota Batam akan mengoperasikan 53 feri untuk mengangkut penumpang mudik Lebaran tahun ini ke berbagai tujuan.

"Akan ada 53 kapal yang dioperasikan untuk mengangkut penumpang ke berbagai tujuan, termasuk beberapa wilayah Provinsi Riau dan Jambi," kata Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) Batam Erwin Syafrizal di Batam.

PDS Batam merupakan pelabuhan utama yang menghubungkan Kota Batam dengan berbagai wilayah di Kabupaten Karimun seperti Tanjung Balai Karimun, Tanjungbatu, Urung, Kundur, Moro, Penarah, Pulau Buluh dan beberapa pulau lainnya.

Selain itu, PDS Batam juga melayani pelayaran ke beberapa kota/kabupaten di Provinsi Riau seperti Selatpanjang, Bengkalis, Dumai, dan Buton Pekanbaru. PDS juga melayani pelayaran ke Kuala Tungkal Provinsi Jambi.

"Saat ini memang belum semua dioperasikan, saat mulai ada lonjakan penumpang baru dioperasikan berdasarkan kebutuhan," kata dia. (KR-LNO/E005)

EditorL Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026