
BPS: Batam Inflasi 0,16 Persen

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Riau mencatat Batam terjadi inflasi sebesar 0,16 persen pada Agustus 2012.
"Inflasi di Batam pada saat itu terjadi karena harga kebutuhan masyarakat naik menjelang Lebaran. Inflasi juga terjadi di 15 kota lainnya di Sumatra," kata Kepala Bidang Distribusi Statistik Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Riau (BPS Kepri), Mangaputua Gultom, di Tanjungpinang, Selasa.
Menjelang Idul Fitri 1433 Hijriah, kata dia, indeks harga konsumen (IHK) naik dari 126,65 pada Juli 2012 menjadi 126,85 pada Agustus 2012 atau terjadi inflasi sebesar 0,16 persen.
Saat itu, lanjutnya, harga 88 komoditas mengalami perubahan sehingga menjadi pemicu terjadinya inflasi di Batam. Sebanyak 72 komoditas/jasa diantaranya yang mengalami kenaikan harga antara lain, ikan selar, tomat sayur, emas perhiasan, ikan tongkol, bensin, mie kering instant, ikan kembung/gembung, telur ayam ras, sotong, daging sapi, ikan kakap merah, angkutan udara, ikan bawal, udang basah, bahan pelumas/oli, nangka muda, dan kangkung.
Sebaliknya, 16 komoditas lainnya mengalami penurunan harga yaitu cabai merah, kacang panjang, bayam, wortel, sawi hijau, bawang putih, daging ayam ras, ketimun, cabai hijau, cabai rawit, tomat buah, apel, terong panjang, sabun cair/cuci piring, bawang merah, dan susu kental manis.
Sementara berdasarkan kelompok harga konsumen, inflasi di Batam disebabkan terjadinya kenaikan pada semua kelompok pengeluaran yaitu, kelompok bahan makanan sebesar 0,09 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,08 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,04 persen, kelompok sandang sebesar 0,63 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,09 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,13 persen, serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,30 persen.
"Laju inflasi tahun kalender (Januari - Agustus) 2012 di Kota Batam sebesar 1,25 persen dan laju inflasi 'year on year' (Agustus 2012 dibanding dengan Agustus 2011) di Kota Batam sebesar 2,51 persen," katanya. (NP/E010)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
