Logo Header Antaranews Kepri

DPRD Kepri Tidak Anggarkan Lagi Sewa Kantor

Rabu, 5 September 2012 21:58 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau tidak akan menganggarkan lagi biaya sewa kantor untuk tahun 2013.

"Kami tidak akan menganggarkan lagi biaya sewa Gedung Day Club yang selama ini dijadikan kantor, karena Kantor DPRD Kepulauan Riau (Kepri) di Dompak harus dimanfaatkan secara maksimal," kata Wakil ketua Komisi I DPRD Kepri, Suhkri Fahrial, yang dihubungi dari Tanjungpinang, Rabu.

Biaya sewa Gedung Day Club di Batu 11, Tanjungpinang dalam setiap tahun lebih dari Rp3 miliar. Sewa Gedung Day Club mulai dilaksanakan sekitar lima tahun yang lalu atau setelah Kantor DPRD Kepri pindah dari Batam ke Tanjungpinang.

"Beban untuk sewa kantor itu cukup besar. Karena itu kantor baru di pusat Pemerintahan Kepri di Dompak, Tanjungpinang, harus dimanfaatkan," ungkapnya yang diusung Partai Hati Nurani Rakyat.

Selain meniadakan biaya sewa Kantor DPRD Kepri, pihak legislatif dan eksekutif juga tidak menganggarkan kembali biaya sewa kantor dinas. Biaya sewa kantor dinas sejak Kepri dimekarkan dari Provinsi Riau mencapai puluhan miliar rupiah dalam setiap tahun.

Seluruh satuan kerja perangkat daerah wajib pindah ke Dompak tahun ini.

"Beberapa kantor dinas yang menyewa ruko membebani anggaran daerah miliaran rupiah dalam setiap tahun. Lebih baik anggaran itu digunakan untuk kegiatan yang langsung menyentuh pada kepentingan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu anggota Komisi II DPRD Kepri, Yudi Carsana, yang juga Ketua Fraksi Amanat Nasional, menbgatakan, DPRD Kepri memaksakan diri pindah ke kantor baru di Pulau Dompak, Tanjungpinang, walaupun belum tersedia aliran listrik PLN dan sambungan air bersih.

"Kalau tidak dipaksakan selamanya akan menggunakan kantor lama. Karena itu, anggota DPRD Kepulauan Riau (Kepri) sepakat pindah kantor dalam waktu dekat," katanya.

Bahkan DPRD Kepri sepakat tidak akan melaksanakan rapat paripurna istimewa Hari Jadi Kepri pada 24 September 2012 jika tidak dilaksanakan di Dompak.

"Bangunannya sudah berdiri, tetapi listrik, air dan perlengkapan perkantoran belum ada. Kemungkinan penerangan menggunakan genset, sedangkan air dibeli dari pihak ketiga," ujarnya yang Komisi II DPRD Kepri. (NP/E001)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026