
Arab Spring Bakar Semangat PKS

Batam (ANTARA Kepri) - Gerakan Arab Spring partai-partai dakwah di Timur Tengah membakar semangat Partai Keadilan Sejahtera untuk menang dalam Pemilu 2014.
Ketua Departemen Inthikhobi (Pemenangan Pemilu) Wilayah Dakwah Sumatera Agung Yulianto di Batam, Sabtu mengatakan seluruh kader PKS harus memperhatikan proses kemenangan partai dakwah di Timur Tengah dan mengulang kesuksesannya di Indonesia.
"Ada hal lain yang harus diperhatikan yakni proses kemenangan-kemenangan dakwah di Timur Tengah yang disebut Arab Spring," kata Agung dalam Workshop Nasional Pemenangan Pemilu 2014 Dewan Pengurus Wilayah PKS Kepulauan Riau di Batam.
Ia mengatakan partai dakwah AKP menang di Turki menjalar ke negara-negara lainnya di Timur Tengah seperti Mesir.
Arab Spring, kata dia, meletus pertama kali di Tunisia, berawal dari seorang penduduknya yang membakar diri. Kemudian reformasi merebak di timur tengah.
"PKS harus menyambut kemenangan-kemenangan dakwah di Timur Tengah tersebut dengan semangat agar menjalar ke timur," kata dia.
Menurut dia, PKS pernah menjadi barometer pada Pemilu 2004 dan kesuksesan itu harus dipertahankan dan ditambah.
PKS, harus membuat strategi yang benar. Jangan sampai seperti satu perusahaan telepon seluler yang pernah besar, namun karena salah strategi, maka merk terkenal itu ditinggalkan konsumennya.
"Kami lihat Nokia yang sudah merosot karena karyawan-karyawannya dilarang pakai produk lain selain Nokia sehingga mereka tidak mengetahui perkembangan," kata dia.
Belajar dari pengalaman itu, kata dia, maka PKS tidak boleh kehilangan inovasi dalam memahami lingkungan.
"Kader PKS harus dinamis, kreativitas harus luar biasa. Kreativitas jadi hal penting untuk kita maju," katanya.
Di tempat yang sama, Departemen Riset dan Perkembangan DPP PKS Dono Pratomo mengatakan banyak pihak yang khawatir jika PKS menang sehingga menginginkan perolehan suara PKS menurun.
"PKS masih sangat solid dan menggentarkan mereka," kata dia.
Ia mengatakan kader tidak perlu khawatir dengan upaya dekonstruksi terhadap partai-partai Islam terutama PKS.
"Untuk itu PKS tidak perlu gentar. Maju terus pantang mundur," kata dia.
Lokakarya pemenangan Pemilu PKS berlangsung selama dua hari, 22-23 September 2012 yang dihadiri oleh pengurus DPW PKS dan pengurus DPD-DPD PKS yang ada di Provinsi Kepulauan Riau. (Y011/A013)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
