Logo Header Antaranews Kepri

BMKG: Kepri Aman dari Puting Beliung

Selasa, 6 November 2012 13:02 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Tanjungpinang memprakirakan Provinsi Kepulauan Riau aman dari angin puting beliung, meski cuara buruk melanda wilayah itu dalam beberapa hari terakhir.

"Cuaca di Kepulauan Riau (Kepri) tergolong homogen, karena itu diprediksikan tidak akan terjadi angin kencang atau puting beliung," kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Tanjungpinang Hartanto, Selasa.

Ia mengatakan, angin puting beliung cenderung terjadi di kawasan pesisir atau kawasan yang berdekatan dengan pantai yang disebabkan awan "cumulonimbus" dan tekanan suhu udara. Angin puting beliung tidak hanya dapat terjadi di daratan pesisir, melainkan juga di perairan.

"Angin itu hanya terjadi saat perubahan cuaca yang mencolok," ujarnya.

Cuaca di Kepri diperkirakan tidak mengalami perubahan dalam beberapa hari ini. Namun jika cuaca panas terjadi dalam beberapa hari ini, dan kemudian terjadi hujan lebat, berpotensi menimbulkan angin puting beliung.

"Sebagian wilayah Kepri berpotensi mengalami perubahan cuaca yang mencolok, namun untuk saat ini cuaca masih homogen," ungkapnya.

Gejala umum yang menjadi penyebab angin puting beliung dapat dirasakan seperti udara terasa panas dan gerah dan di langit tampak ada pertumbuhan awan putih bergerombol yang berlapis-lapis.

Di antara awan tersebut ada satu jenis awan mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi yang secara visual seperti bunga kol. Kemudian tiba-tiba awan berubah warna dari putih menjadi hitam pekat.

Saat akan munculnya angin itu, ranting pohon dan daun bergoyang cepat karena tertiup angin.

"Durasi fase pembentukan awan, hingga fase awan punah berlangsung paling lama sekitar 1 jam. Namun angin puting beliung hanya bertahan 3-5 menit," ujarnya. (ANTARA)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026