Logo Header Antaranews Kepri

Batam Masih Alami Kelangkaan Solar

Selasa, 13 November 2012 14:10 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Kelangkaan solar bersubsidi di Kota Batam terus berlanjut sejak beberapa pekan terakhir mengakibatkan antrean panjang pada beberapa stasiun pengisian yang masih memiliki persediaan.

"Kami kembali mengalami kesulitan memperoleh solar. Untuk mendapatkan, terpaksa harus berputar-putar karena sebagian SPBU kehabisan stok," kata Rulian saat antre solar di SPBU Harbour Bay Batam, Selasa.

Ia mengatakan, hampir setiap pagi harus berkeliling pada tiga atau empat SPBU hingga akhirnya mendapatkan solar dalam jumlah terbatas.

"Pembelian juga dibatasi, tidak boleh sesukanya. Jadi tiap pagi harus ngantre," kata dia.

Pada Selasa pagi, SPBU Kapital Raya Batam Centre, SPBU BCA Jodoh, SPBU Simpang Kabil terlihat kehabisan stok solar.

Sementara di SPBU Regata Batam Centre, SPBU KDA Batam Centre, SPBU Harbour Bay Jodoh terlihat anteran panjang hingga ke jalan.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Energi Sumber Daya Mineral (Dispeindag dan ESDM) Kota Batam, Amsakar Ahmad mengatakan kelangkaan disebabkan pola distribusi yang salah oleh PT Pertamina.

Ia juga mengatakan, kelangkaan karena stok BBM bersubsidi terutama solar untuk Batam sudah terpakai lebih dari 90 persen.

"Kemungkinan dua faktor tersebut menjadi penyebab kelangkaan. Terutama pada akhir tahun ini," kata dia.

Sales Area Manajer PT Pertamina Wilayah Kepri, I Ketut Permadi mengatakan kuota BBM bersubsidi untuk Kepri masih menyukupi sampai akhir tahun.

"Sebenarnya persediaan masih ada. Bahkan cukup hingga akhir tahun, dengan catatan penyaluran dilakukan secara normal," kata dia.

Untuk menjaga kuota, kata Ketut, kami tetap melakukan penyaluran solar setiap hari ke masing-masing lembaga penyalur, membatasi pembelian sesuai dengan Keputusan Wali Kota Batam serta berkoordinasi dengan aparat terkait mengantisipasi penyalahgunaan.

"Tingginya selisih harga solar bersubsidi dengan non-subsidi sangat tinggi. Sehingga perlu koordinasi dengan pihak lain untuk memastikan solar subsidi sampai ke pihak yang berhak menggunakannya," kata Ketut. (ANTARA)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026