Logo Header Antaranews Kepri

Mesir dan Amerika kembali bahas upaya gencatan senjata untuk Gaza

Kamis, 31 Juli 2025 11:49 WIB
Image Print
Sebuah pesawat menurunkan bantuan kemanusiaan kepada warga di Kota Gaza, Minggu (27/7/2025). (ANTARA FOTO/Xinhua/Rizek Abdeljawad/rwa.)
Kantor Media Pemerintah Gaza mengatakan bahwa Israel hanya mengizinkan 109 truk memasuki Jalur Gaza pada Selasa, tetapi sebagian besar dijarah di tengah sengkarut keamanan yang semakin buruk.

"Hari ini, 109 truk dapat masuk ke Gaza, sebagian besar dijarah dan karena kekacauan keamanan sistematis yang sengaja diberlakukan oleh Israel,” kata kantor tersebut dalam sebuah pernyataan.

Kantor itu menambahkan bahwa tujuan Israel adalah “menyabotase distribusi bantuan dan menghilangkan bantuan bagi warga sipil sebagai bagian dari rekayasa kekacauan dan kelaparan.”

Kantor tersebut menekankan bahwa operasi penerjunan bantuan udara gagal menjangkau mereka yang membutuhkan, dengan "empat dari enam bantuan melalui udara mendarat di wilayah yang dikuasai militer Israel atau di lingkungan tempat warga sipil diperintahkan untuk mengungsi."

Mereka yang berada di wilayah tersebut akan menjadi target langsung dan dibunuh sehingga bantuan lewat udara tidak hanya sia-sia tapi juga membahayakan rakyat yang kelaparan.

Baca juga: Palestina sambut baik rencana Inggris untuk akui Negara Palestina

Kantor Media itu menekankan bahwa Gaza membutuhkan setidaknya 600 truk bantuan dan bahan bakar setiap hari untuk memenuhi kebutuhan warga sipil.

Israel telah memberlakukan blokade di Gaza selama 18 tahun dan sejak 2 Maret telah menutup semua penyeberangan, menghalangi masuknya konvoi bantuan, dan mengabaikan seruan internasional untuk membukanya kembali.

Sedikitnya 147 orang telah meninggal karena kelaparan sejak Oktober 2023, termasuk 88 anak-anak, menurut data Kementerian Kesehatan Gaza.

Hal ini terjadi ketika Israel pada Minggu (27/7) mengumumkan rencana untuk jeda pertempuran sementara yang terlokalisasi guna memungkinkan pengiriman bantuan melalui koridor aman yang telah ditentukan di tengah meningkatnya tuduhan bahwa tindakan tersebut merupakan upaya untuk menutupi perannya dalam bencana kemanusiaan yang semakin memburuk di Gaza.

 

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mesir dan Amerika Serikat kembali bahas gencatan senjata Gaza

Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026