
Ekspor Kepri ke Singapura Capai 60,5 Persen

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Ekspor komoditas migas dan nonmigas dari Provinsi Kepulauan Riau ke Singapura selama Oktober 2012 mencapai 891,70 juta dolar Amerika atau 60,50 persen dari total ekspor pada saat itu.
"Ekspor ke Singapura pada saat itu turun dibandingkan dengan keadaan September 2012 yang mencapai sebesar 9,04 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau (BPS Kepri), Badar, di Tanjungpinang, Kamis.
Badar mengatakan bahwa Singapura merupakan negara yang paling banyak mengimpor komoditas migas dan nonmigas Kepri sepanjang tahun.
Adapun tujuan ekspor Kepri pada bulan Oktober 2012 dengan nilai terbesar kedua ke negara Australia yang mencapai 149,35 juta dolar Amerika atau sebesar 10,13 persen dari total ekspor pada saat itu.
Kemudian diikuti oleh negara Malaysia sebesar 78,81 juta dolar Amerika dan Amerika Serikat 53,89 juta dolar Amerika. Ekspor terbesar lainnya ke Myanmar, Spanyol, China, Jepang, dan Hong Kong dengan nilai ekspor masing-masing 35,25 juta dolar Amerika, 34,31 juta dolar Amerika, 26,37 juta dolar Amerika, 24,24 juta dolar Amerika, 21,62 juta dolar Amerika, dan 21,16 juta dolar Amerika.
"Kontribusi negara tujuan ekspor lainnya hanya sebesar 9,31 persen dari total ekspor Kepri selama Oktober 2012," katanya.
Ia mengungkapkan bahwa nilai ekspor Kepri pada bulan Oktober 2012 mencapai 1.473,85 juta dolar Amerika atau turun sebesar 1,38 persen dibandingkan dengan ekspor September 2012.
"Bila dibanding dengan ekspor Oktober 2011, ekspor Oktober 2012 juga turun sebesar 7,42 persen," ujarnya.
Ekspor migas Oktober 2012 mencapai 570,03 juta dolar Amerika atau turun 2,74 persen dibandingkan dengan September 2012. Ekspor nonmigas Oktober 2012 mencapai 903,82 juta dolar Amerika atau turun 0,50 persen dibandingkan dengan September 2012.
"Ekspor nonmigas dengan nilai terbesar Oktober 2012 adalah golongan barang mesin/peralatan listrik sebesar 258,79 juta dolar Amerika, peranannya terhadap ekspor nonmigas sebesar 28,63 persen," katanya.
Nilai ekspor Kepri terbesar saat itu melalui Pelabuhan Batu Ampar 400,32 juta dolar Amerika, disusul Pelabuhan Udang Natuna 349,27 juta dolar Amerika, Pelabuhan Sekupang 238,55 juta dolar Amerika, Pelabuhan Pulau Sambu 224,61 juta dolar Amerika, dan Pelabuhan Kabil/Panau 167,68 juta dolar Amerika dengan kontribusi kelimanya mencapai 93,66 persen.(*)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
