Logo Header Antaranews Kepri

Batam Bangun Pusat Pendidikan Pesisir

Sabtu, 19 Januari 2013 18:07 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Pemerintah Kota Batam merencanakan pembangunan pusat pendidikan di pesisir untuk memudahkan akses bagi warga yang mendiami pulau-pulau tersebar.

"Pusat pendidikan akan dibangun pada pulau yang sudah banyak didiami masyarakat. Sehingga warga pada pulau sekitar bisa datang ke pulau tersebut untuk sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin di Batam, Sabtu.

Ia mengatakan, pemerintah kota juga akan membangun tempat tinggal bagi siswa luar pulau agar tidak setiap hari harus pulang ke pulau asal.

"Pada musim-musim tertentu angin dan gelombang sangat membahayakan bagi para siswa. Sehingga akan lebih efektif jika tinggal di lingkungan sekolah dan saat libur baru pulang," kata dia.

Karakter Batam yang memiliki ratusan pulau kecil, kata dia, memang cukup menyulitkan bagi sebagian anak untuk mendapatkan pendidikan setara dengan yang mendiami pulau utama (Pulau Batam) yang sudah maju.

"Semua anak harus mendapatkan pendidikan yang memadai. Apalagi Batam berada pada daerah terdepan yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia yang saat ini lebih maju," kata Muslim.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Rudi menyatakan, Pemerintah Kota Batam segera membentuk badan setingkat dinas yang khusus mengurusi wilayah pesisir agar tidak terjadi kesenjangan dengan masyarakat di pulau utama (Pulau Batam).

"Kami sedang merumuskan badan tersebut. Tujuannya agar masyarakat pulau-pulau pesisir Batam bisa cepat berkembang," kata dia.

Sebagai daerah yang berada di perairan dan memiliki ratusan pulau kecil, kata Rudi, Batam membutuhkan badan khusus itu.

"Tanpa badan tersebut, akan sulit mengembangkan wilayah pesisir yang selama ini nampak tertinggal dibanding pulau utama," kata Rudi.

Saat ini, kata Rudi, Pemkot Batam tengah mengupayakan penyampungan aliran listrik tenaga surya untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat pesisir.

Selain itu, kata dia, juga akan dibangun sambungan komunikasi dan internet agar seluruh masyarakat "melek" teknologi.

"Itu merupakan program jangka pendek yang dilakukan pemerimtah. Selanjutnya badan khusus yang akan dibentuk itu yang melanjutkan program lain," kata Rudi. (ANTARA)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026