
Batam Bangun Jaringan Internet Pulau Terluar

Batam (ANTARA Kepri) - Pemerintah Kota Batam akan kembali membangun jaringan internet dan menara telekomunikasi di kawasan Kepulauan Kota Batam untuk memudahkan komunikasi.
"Kami sudah mulai melakukan pembangunan di daerah perbatasan. Bahkan di Pulau Nipah sudah berdiri satu unit BTS," kata Kepala Badan Komunikasi dan Informasi (Kaban Kominfo) Kota Batam, Salim di Batam, Rabu.
Ia mengatakan, dalam waktu dekat akan dilakukan pembangunan lagi di wilayah Semakau Belakangpadang dengan anggaran Rp300 juta.
"Pembangunan memang tidak mungkin dilakukan pada semua pulau. Tapi kami harap pulau-pulau sekitanya juga memperoleh koneksi dari BTS tersebut," katanya.
Ia menyatakan, dengan sistem saat ini yang masih menggunakan solar shell, dianggap kurang maksimal. Tetapi Salim menjelaskan, saat ini pihaknya sedang memprogres sistem listrik dengan menggunakan gas.
Dengan pola tersebut, kemungkinan dapat mengalirkan daya listri yang lebih besar.
Sementara itu, Kominfo juga berencana membangun lima menara telekomunikasi di wilayah daratan Pulau Batam untuk meminimalisir masuknya jaringan negara luar Batam.
"Pembangunan Teluk Mata Ikan dan Tanjung Memban Kecamatan Nongsa, serta wilayah Galang dan Bulang di sisi selatan Batam sering tidak mendapat sinyal telekomunikasi Indonesia," katanya.
Salim mengatakan, pada daerah-daerah tersebut blank spot terjadi karena belum adanya menara telekomunikasi untuk mengcover.
"Selama ini daerah-daerah perbatasan sering tidak mendapatkan sinyal telekomunikasi. Kadang sinyal yang masuk justru dari luar negeri seperti Singapura dan Malaysia," kata Salim.(*)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
