Logo Header Antaranews Kepri

Batam Lanjutkan Program Eks-RSBI Dengan CSR

Minggu, 3 Februari 2013 21:28 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Dinas Pendidikan Kota Batam Kepulauan Riau berencana tetap melanjutkan program rintisan sekolah berstandar internasional dengan menggunakan dana tanggungjawab sosial dari perusahaan-perusahaan yang berada di sekitar lingkungan sekolah.

"Programnya bagus, jadi dilanjutkan, tapi dananya dari CSR, bukan APBD," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin di Batam, Minggu.

Hanya saja, kata dia melanjutkan, karena RSBI sudah dimentahkan MK, maka nama program itu juga diganti menjadi sekolah unggulan, bukan RSBI.

"Namanya dihapus, tapi program tetap dilanjutkan. Programnya memang bagus, tetap jalan," kata Kepala Dinas menegaskan.

Menurut dia, program itu dapat berjalan dengan baik bila menggunakan dana CSR dan tidak memungut biaya dari siswa seperti yang selama ini dikeluhkan.

Ia mengatakan untuk menjalankan dana CSR, komite sekolah harus didorong dalam memaksimalkan fungsinya.

Jika sebelumnya komite menggalang dana dari orang tua siswa, maka dengan CSR, komite harus aktif mengumpulkan dana perusahaan-perusahaan.

Ia menyayangkan keputusan penghapusan RSBI, karena menurutnya, program itu sangat baik untuk memaksimalkan potensi siswa.

"Perlu dibedakan, kumpulan anak pintar dengan yang tidak. Jadi muncul kemampuannya," kata dia.

Meski tidak ada RSBI, ia berharap program sekolah unguulan dapat menggantikan sekolah yang menyulut kontroversi karena memungut banyak biaya itu.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Batam Ardiwinata mengatakan Pemerintah belum bisa menggunakan anggaran bantuan atau subsidi untuk rintisan sekolah berstandar internasional atau RSBI sebesar Rp3,717 miliar setelah Mahkamah Konstitusi menghapuskan status sekolah rintisan untuk semua tingkatan.

"Hingga saat ini dana masih belum digunakan. Masih mengendap. Dinas pendidikan masih menunggu pembicaraan lanjutan terkait anggaran sebesar Rp3,717 miliar untuk SMP dan SMA berstatus RSBI di Batam," kata Ardi.

Ia mengatakan, Dinas Pendidikan Kota Batam masih akan membicarakan penggunaan dana tersebut dengan Wali Kota Batam dan pihak terkait.

Anggaran RSBI Batam pada 2013 sebesar Rp3,717 miliar dialokasikan untuk pembinaan dan revitalisasi gedung sekolah.

APBD untuk RSBI dari dokumen rincian rencana anggaran Dinas Pendidikan 2013 akan diperuntukkan bagi SMP 03 sebesar Rp108 juta, SMP 6 Rp127 juta, SMA 1 Rp231,92 juta dan SMA 3 Rp240,36 juta.(*)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026