
DPRD Kepri Resmi Berhentikan Lis Darmansyah

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau resmi memberhentikan Lis Darmansyah sebagai anggota dan pimpinan, setelah politisi asal PDIP itu dilantik sebagai Wali Kota Tanjungpinang.
"Unsur pimpinan dari Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan akan diganti Jumaga Nadeak," kata Ketua DPRD Kepulauan Riau (Kepri) Nur Syafriadi, yang memimpin Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Terhadap Penetapan Calon Pengganti Pimpinan DPRD Kepri dari Lis Darmansyah kepada Jumaga Nadeak, Selasa.
Seluruh anggota DPRD Kepri yang hadir dalam rapat paripurna itu menyatakan setuju Jumaga Nadeak menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kepri. Hasil rapat paripurna itu akan dibuat dalam berita acara, yang akan disampaikan kepada Mendagri melalui Gubernur Kepri HM Sani.
"Secepatnya kami layangkan surat kepada Mendagri mengeluarkan surat keputusan Jumaga Nadeak sebagai Wakil Ketua DPRD Kepri," ungkap Nur yang diusung Partai Golkar.
DPRD Kepri juga telah menerima surat usulan pergantian antarwaktu terhadap Lis Darmansyah. Berdasarkan keputusan PDIP, Lis akan diganti oleh Leo Siahaan, caleg dapil Tanjungpinang dengan suara terbanyak kedua setelah Lis pada Pemilu tahun 2009.
Leo akan ditempatkan di Komisi II DPRD Kepri.
"Saya akan melantik Leo setelah Mendagri mengeluarkan surat keputusan," ujarnya.
Setelah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kepri, Nadeak harus melepaskan jabatan strategisnya yaitu Ketua Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Ketua Komisi II DPRD Kepri.
PDIP memutuskan Tawarich menggantikan posisi Nadeak sebagai Ketua Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan, sedangkan Dewi Andriani menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kepri.
"Saya siap melaksanakan keputusan partai, dan menjalankan amanah konstitusi secara maksimal sesuai dengan keinginan masyarakat," kata Nadeak.(*)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
