Logo Header Antaranews Kepri

Diincar Gembong Penyelundupan BBM Kepri

Selasa, 12 Februari 2013 21:12 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Polda Kepulauan Riau kini mengincar gembong di balik maraknya kasus penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, yakni melalui operasi terus-menerus.

"Kapolda sudah memerintahkan untuk melakukan oprasi terus menerus. Dengan harapan bisa menangkap gembong penyelundupan BBM bersubsidi dan mengakibatkan kelangkaan di Kota Batam dan wilayah lain di Kepulauan Riau (Kepri)," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono di Batam, Selasa.

Ia mengatakan bahwa meski sejak akhir Januari hingga awal Februari 2013 sudah berhasil menangkap empat kapal yang berupaya menyelundupkan solar ke Singapura dan memperjual-belikan solar secara ilegal, namun belum berhasil menangkap aktor intelektual; dibalik itu semua.

"Beberapa tersagka sudah ditangkap, namun kami masih terus mengembangkan dan berupaya menangkap pelaku utamanya. Sangsi tegas akan diberikan pada penyelundup BBM," kata dia.

Selain di perairan, kata dia, operasi juga akan dilakukan di darat karena tidak menutup kemungkinan kejahatan serupa juga dilakukan di darat.

"Kami akan konsiten. Agar kelangkaan tidak terjadi dan merugikan masyarakat," kata Hartono.

Sejak awal Februari, kelangkaan BBM di Batam terutama jenis solar terus terjadi. Beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) bahkan beberpa hari tidak mendapat pasokan.

Sales Area Manajer PT Pertamina Wilayah Kepri I Ketut Permadi sebelumnya mengatakan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi mengurangi kuota solar untuk konsumsi di Provinsi Kepulauan Riau pada 2013.

Realisasi penyaluran solar pada 2012 sebanyak 147.864 kiloliter. Artinya, kuota solar pada 2013 sebesar 141.954,24 kl.

Ketut mengatakan tidak tahu alasan pengurangan pasokan solar untuk Kepri karena itu merupakan wewenang BPH.

"Kuota masing-masing kota/kabupaten belum ditentukan. Yang ditentukan baru kuota untuk provinsi saja. Kami masih menunggu pembagian untuk kota/kabupatennya," kata dia.

Berbanding terbalik dengan solar, pasokan premium untuk Kepri ditambah empat persen dari realisasi tahun sebelumnya.

Ia mengatakan realisasi penyaluran premium pada 2012 sebesar 317.234 kl. Artinya, kuota 2013 menjadi 329.923 kl.(*)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026