Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Batam Desain Ulang Drainase Induk

Selasa, 2 April 2013 21:22 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau berencana mendesain ulang drainase induk kota tersebut karena dinilai sudah tidak sesuai lagi dengan kebutuhan saai ini.

"Drainase dan gorong-gorong yang ada saat ini terlalu kecil, sehingga tidak mampu menampung banyaknya air hujan. Terutama kawasan perkotaans eperti Jodoh-Nagoya yang sudah sangat padat," kata Wakil Wali Kota Batam, Rudi di Batam, Selasa.

Ia mengatakan, Detailed Engineering Design (DED) diharapkan akan selesai pada 2014 sehingga pada 2015 segera bisa dianggarkan pembangunannya.

"Untuk tahun 2014 belum bisa dianggarkan. tapi mulai 2015 akan coba dianggarkan jika DED-nya sudah selesai dibuat. Untuk mewujudkannya Pemerintah Kota Batam membutuhkan kerjasama dengan BP Batam," kata dia.

Rudi mengatakan, drainase dan gorong-gorong yang dibangun akan dimanfaatkan untuk jalur air dan sebagian lagi akan digunakan untuk kabel jaringan listrik dan kabel lain.

"Idealnya memang seperti itu. Hal tersebut sudah diterapkan pada kota-kota maju di luar negeri yang terbukti efektif mengatasi banjir," kata Rudi.

Rudi mengatakan, memang sulit untuk mendesain ulang drainase di wilayah yang sudah padat. Namun tetap harus diupayakan untuk mengatasi masalah banjir.

"Namun tetap harus diupayakan. Untuk wilayah yang akan dibangun, juga akan dibangun drainase yang sudah luas," kata dia.

Rudi juga meminta pada seluruh pengembang di Batam untuk memperhatikan besar drainase yang dibangun agar suatu saat tidak mengakibatkan banjir.

Banjir yang sering melanda Batam, kata Rudi, juga tidak lepas dari kekurang pedulian pengembang dalama membangun drainase yang sesuai dengan standar.

Sebelumnya, Wali Kota Batam bersama BP Batam sudah membentuk tim untuk melakukan pengawasan pematangan lahan yang sering mengakibatkan banjir di Batam.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026