Logo Header Antaranews Kepri

Bulog Batam catat realisasi penjualan 1.386 ton beras SPHP sepanjang tahun 2025

Selasa, 6 Januari 2026 14:10 WIB
Image Print
Tumpukan beras SPHP Bulog Batam. (ANTARA/Amandine Nadja)

Batam (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mencatat realisasi penjualan beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sepanjang tahun 2025 di wilayah Batam dan Karimun mencapai 1.386 ton.

Kepala Cabang Bulog Batam Guido XL Pereira mengatakan capaian tersebut menunjukkan Program SPHP tetap berperan penting dalam menjaga stabilitas harga beras.

“Target penjualan SPHP di Batam dan Karimun sebesar 4.611 ton, dan yang terealisasi hingga akhir 2025 sebanyak 1.386 ton jadi sekitar 30,06 persen dari target. Masih ada sisa target sekitar 3.225 ton,” ujar Guido saat dihubungi di Batam, Selasa.

Meski belum mencapai target penuh, Guido menegaskan bahwa Program SPHP maupun bantuan pangan sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk menekan gejolak harga beras sekaligus membantu kelompok masyarakat kurang mampu.

“Program-program ini sangat dibutuhkan untuk stabilisasi harga pangan, khususnya beras. Selain itu, bantuan pangan juga sangat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” kata dia.

Baca juga: 36 pelaku UMK Batam terima dana bergulir Rp3,96 M sepanjang tahun 2025

Selain penjualan beras SPHP, Bulog Batam dan Karimun juga telah menyelesaikan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng.

Penyaluran bantuan pangan tersebut telah mencapai 100 persen di kedua wilayah dan menjangkau total 43.219 penerima manfaat.

“Bantuan pangan beras dan minyak di Batam dan Karimun sudah rampung 100 persen dan selesai pada 25 Desember 2025,” katanya.

Guido menambahkan untuk tahun 2026, penyaluran beras SPHP masih akan dilanjutkan.

“Penyaluran beras SPHP sudah diperpanjang sampai dengan 31 Januari 2026,” ujarnya.

Baca juga: Kantor wilayah Imigrasi Kepri lantik 8 pejabat struktural di Imigrasi Ranai



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026