Jakarta (ANTARA) - Harga emas yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian di Jakarta, Rabu, menunjukkan dua produk buatan Galeri24 dan UBS kompak mencatatkan lonjakan signifikan.
Harga jual emas Galeri24 melonjak dari awalnya Rp2.556.000 per gram menjadi Rp2.582.000 per gram, atau naik Rp16.000.
Sedangkan harga emas UBS turut mengalami kenaikan ke angka Rp2.638.000, dari semula Rp2.612.000 per gram atau naik Rp26.000.
Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk.
Galeri24
0,5 gram: Rp1.355.000
1 gram: Rp2.582.000.
2 gram: Rp5.087.000
5 gram: Rp12.623.000
10 gram: Rp25.179.000
25 gram: Rp62.792.000
50 gram: Rp125.484.000
100 gram: Rp250.844.000
250 gram: Rp625.567.000
500 gram: Rp1.251.134.000
1.000 gram: Rp2.502.266.000
UBS
0,5 gram: Rp1.425.000
1 gram: Rp2.638.000
2 gram: Rp5.233.000
5 gram: Rp12.932.000
10 gram: Rp25.728.000
25 gram: Rp64.194.000
50 gram: Rp128.125.000
100 gram: Rp256.149.000
250 gram: Rp640.183.000
500 gram: Rp1.278.862.000
Sementara itu, PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) X Jawa Barat mencatatkan lonjakan investasi emas yang signifikan sebesar 295,51 persen sepanjang tahun 2025, yang dipicu oleh besarnya minat generasi milenial dan Gen Z dalam mengamankan aset masa depan.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Dede Kurniawan di Bandung, Selasa, menyatakan pertumbuhan hampir tiga kali lipat secara tahunan (year-on-year/yoy) tersebut, membuktikan emas masih menjadi instrumen favorit di tengah dinamika ekonomi global.
"Pertumbuhan sebesar 295,51 persen ini melampaui ekspektasi awal kami. Ini bukan sekedar angka, melainkan cerminan dari pergeseran perilaku masyarakat Jawa Barat yang kini lebih melek investasi jangka panjang," kata Dede.
Dede menjelaskan bahwa kontribusi terbesar dari pertumbuhan yang masif ini berasal dari sektor Tabungan Emas yang sangat diminati oleh generasi milenial dan Gen Z. Selain itu, program Cicil Emas juga menjadi pilihan populer bagi kelompok pekerja serta pelaku usaha di Jawa Barat untuk perencanaan finansial.
Emas dinilai tetap menjadi aset aman (safe haven) yang utama karena karakteristik nilainya yang cenderung stabil serta tingkat likuiditasnya yang tinggi, terutama di masa-masa penuh tantangan.
"Emas tetap menjadi instrumen favorit karena nilainya yang cenderung stabil dan likuiditasnya yang tinggi di masa-masa penuh tantangan," ujar Dede menjelaskan.
Menghadapi tahun buku 2026, PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat akan memperkuat jangkauan layanan dengan mengoptimalkan peran agen Pegadaian serta kolaborasi lintas komunitas lokal.
Dede menegaskan fokus perusahaan ke depan adalah memperkuat literasi keuangan digital hingga ke wilayah pelosok guna memastikan kemudahan investasi emas dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Catatan pada tahun 2025 itu, sekaligus memperkokoh posisi Pegadaian sebagai pemimpin pasar (market leader) dalam solusi keuangan berbasis gadai dan investasi emas di wilayah Jawa Barat.
"Kami tidak akan berhenti di sini. Fokus kami ke depan adalah memperkuat literasi keuangan digital agar kemudahan berinvestasi emas bisa dirasakan hingga ke pelosok desa di Jawa Barat. Kami ingin emas menjadi bagian dari gaya hidup finansial yang sehat bagi seluruh lapisan masyarakat," tutur Dede menambahkan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian kembali melonjak pada Rabu

Komentar