Denmark kerahkan pasukan dan peralatan militer ke Greenland

id Greenland,Denmark,gelar pasukan,ancaman Trump,akuisisi wilayah,komitmen NATO,sumber daya alam

Denmark kerahkan pasukan dan peralatan militer ke Greenland

Ilustrasi kapal perang Denmark patroli di perairan Greenland. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu)

London (ANTARA) - Denmark mulai mengerahkan peralatan militer dan pasukan pendahulu ke Greenland di tengah meningkatnya ketegangan terkait arti strategis pulau Arktik tersebut serta kembali menguatnya retorika Amerika Serikat (AS), demikian laporan media Denmark.

Penyiar lokal DR, Rabu, melaporkan bahwa satuan komando pendahulu telah dikirim ke Greenland untuk menyiapkan logistik dan infrastruktur bagi kemungkinan kedatangan pasukan Denmark dan sekutunya dalam jumlah lebih besar.

Tugas utama unit pendahulu tersebut mencakup memastikan fasilitas dan jalur pasokan siap digunakan untuk menerima pasukan utama pada tahap selanjutnya.

Baca juga: China respon keinginan AS yang membutuhkan Greenland

Penguatan pasukan tersebut diperkirakan melibatkan prajurit dari satuan Angkatan Darat Denmark guna memperkuat kehadiran Angkatan Bersenjata Denmark di pulau tersebut. Namun demikian, sebagian besar kemampuan tempur Denmark saat ini masih terikat pada komitmen Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di kawasan Baltik.

Greenland merupakan wilayah yang memiliki pemerintahan sendiri dalam Kerajaan Denmark dan selama ini menarik perhatian AS karena letaknya yang strategis serta kekayaan sumber daya mineralnya.

Denmark dan Greenland telah menolak usulan penjualan wilayah tersebut dan kembali menegaskan kedaulatan Denmark atas pulau itu.

Sebelumnya pada Selasa (13/1), Menteri Pertahanan Denmark Troels Lund Poulsen sudah memastikan rencana pihaknya untuk memperkuat dan memantapkan kehadiran militer secara lebih permanen di Greenland.

Sumber: Anadolu



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Denmark kirim pasukan pendahulu dan peralatan militer ke Greenland

Pewarta :
Uploader: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE