
Dua remaja tewas akibat aksi balap liar

Banjarmasin (ANTARA) - Dua orang remaja meninggal dunia saat aksi balap liar di Banjarmasin. Kalimantan Selatan, pada Kamis (15/1) sore.
Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polresta Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Ipda Donny, Jumat, mengatakan satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal sat menjalani perawatan medis di rumah sakit.
"Awalnya terdapat tiga korban dalam kejadian tersebut. Satu korban meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit, sementara dua korban lainnya sempat mendapatkan perawatan medis," kata Donny.
Donny menjelaskan korban balap liar itu berinisial AKB (24), AB (15), dan NHT (15). Korban NHT dinyatakan meninggal dunia saat tiba di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.
Sementara itu, satu korban lain atas nama AKB yang sebelumnya dirawat, dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis sekitar lima jam,” katanya.
Donny mengungkapkan kronologis kecelakaan bermula saat NHT mengendarai sepeda motor pukul 18.00 WITA.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Beat yang dikendarai AKB dengan penumpang AB. Kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan diduga sedang melakukan aksi balap liar.
"Pengendara Honda Beat melaju kencang, oleng ke arah kanan dan masuk ke lajur berlawanan sehingga menabrak sepeda motor yang dikendarai NHT," kata Donny.
Akibat benturan tersebut, NHT mengalami luka lecet di pipi kiri dan tidak sadarkan diri. Warga setempat kemudian memanggil relawan untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit.
"Saat tiba di RSUD Ulin Banjarmasin, korban NHT dinyatakan telah meninggal dunia oleh pihak medis," kata dia.
Sementara pengendara Honda Beat mengalami luka robek di pelipis mata kanan, luka pada kaki kiri, lecet di paha kanan, serta mengeluarkan darah dari hidung dan telinga.
Pewarta : Gunawan Wibisono
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
