Batam (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat sebanyak 1.147 jamaah calon haji (JCH) telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (Bipih) untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 M.
“Data pelunasan Bipih di tingkat Provinsi Kepulauan Riau hingga akhir masa perpanjangan tercatat sebanyak 1.147 jamaah dari kuota haji tahun 2026 yang berjumlah 1.076 jamaah,” ujar Kepala Kanwil Kemenhaj Kepri Muhammad Syafii saat dihubungi di Batam, Sabtu.
Ia jmengatakan sebanyak 1.085 orang direncanakan akan diberangkatkan, termasuk di dalamnya Petugas Haji Daerah (PHD) sebanyak lima orang dan petugas dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) sebanyak empat orang.
Baca juga: Tarif air bersih PDAM Tirta Kepri naik mulai Februari 2026
Berdasarkan data Kanwil Kemenhaj Kepri, rincian pelunasan Bipih per kabupaten/kota adalah sebagai berikut.
Kota Batam dengan kuota 656 jamaah tercatat 700 jamaah telah melunasi, Kota Tanjungpinang dari kuota 171 sebanyak 144 jamaah, Kabupaten Karimun dari kuota 109 sebanyak 131 jamaah, Kabupaten Natuna dari kuota 31 sebanyak 44 jamaah.
Selanjutnya, Kabupaten Lingga dari kuota 26 sebanyak 31 jamaah, Kabupaten Bintan dari kuota 43 sebanyak 52 jamaah, serta Kabupaten Kepulauan Anambas dari kuota 40 sebanyak 45 jamaah.
Baca juga: Satlantas Polres Natuna intensifkan penertiban knalpot tak sesuai standar
Saat ini, kata Syafiii, seluruh data jamaah yang telah melunasi Bipih tengah memasuki tahap verifikasi dan pengajuan visa.
“Proses unggah dokumen jamaah sedang berlangsung dan diverifikasi oleh pemerintah pusat, dengan tenggat waktu input data hingga 8 Februari 2026,” kata dia.
Untuk penyelenggaraan haji 2026, Syafii menambahkan bahwa batas akhir penerbitan visa ditetapkan lebih awal, yakni pada 20 Maret 2026 atau bertepatan dengan 1 Syawal 1447 Hijriah, tanpa adanya perpanjangan.
“Kita usahakan Insya Allah siap. Saat ini sebagian daerah juga mulai uji coba pengajuan visa,” kata Syafii.
Ia berharap seluruh tahapan administrasi dapat diselesaikan sesuai jadwal, sehingga proses pemberangkatan jamaah calon haji asal Kepri dapat berjalan lancar.
Baca juga: BMKG deteksi 2 kabupaten di Kepri terjadi kekeringan

Komentar