Logo Header Antaranews Kepri

Pemkab dan TNI/Polri tangani 70 siswa diduga keracunan MBG di Kudus

Kamis, 29 Januari 2026 15:38 WIB
Image Print
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris didampingi Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andreasie menjenguk salah satu siswa SMA 2 Kudus yang dirawat du RSUD Loekmono Hadi Kudus, karena diduga keracunan, Kamis (29/1/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bersama unsur TNI dan Polri bergerak cepat menangani dugaan keracunan massal yang dialami 70 siswa SMA Negeri 2 Kudus setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis.

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris ditemui di sela menjenguk siswa yang dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus, Kamis, mengatakan puluhan siswa tersebut langsung dievakuasi dan dirawat di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Kudus.

Dari 70 siswa, sebanyak 22 siswa dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus, 17 siswa di Rumah Sakit Satkes, 10 siswa di RS Mardirahayu, 10 siswa di RSI, serta 11 siswa di RS Kumala Siwi.

"Kami bersama Pak Dandim, unsur TNI dan Polri langsung bergerak cepat. Begitu ada laporan anak-anak mengalami keluhan seperti mulas, pusing, dan diare, semuanya langsung kita bawa ke rumah sakit untuk ditangani," ujarnya didampingi Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andreasie dan Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus Abdul Hakam.

Sam'ani menegaskan langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menangani kejadian luar biasa agar tidak menimbulkan dampak lebih luas.

Selain itu, pihaknya bersama TNI, Polri dan Dinas Kesehatan masih melakukan penyisiran apabila terdapat siswa lain yang mengalami gejala serupa.

"Ini menjadi bahan evaluasi agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali di Kabupaten Kudus. Nantinya, para koordinator dan penanggung jawab satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kabupaten Kudus akan kami kumpulkan untuk apel, briefing dan pembekalan," ujarnya.

Ia menambahkan pengumpulan SPPG tersebut sebenarnya telah direncanakan sebelumnya sebagai upaya menjaga kualitas pelaksanaan program MBG. Namun, dengan adanya kejadian ini, evaluasi akan lebih diperkuat.

Terkait pembiayaan perawatan, Sam’ani memastikan seluruh siswa yang dirawat tidak dipungut biaya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab bersama TNI/Polri gerak cepat tangani 70 siswa diduga keracunan



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026