Logo Header Antaranews Kepri

Timor Leste Akan Belajar FTZ ke Batam

Kamis, 13 Juni 2013 22:40 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Republik Timor Leste berencana belajar mengenai "Free Trade Zone" ke Badan Pengusahaan Batam pada t Senin (17/6.

"Timur Leste berencana membangun kawasan FTZ di negara mereka. Jadi delegasi mereka akan berkunjung ke BP Batam untuk belajar," kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu Badan Pengusahaan (BP) Batam Dwi Djoko Wiwohodia di Batam, Kamis.

Ia mengatakan, utusan Timor Leste akan dipimpin Mantan Perdana Menteri Mari Alkatiri sebagai utusan resmi pemerintah bidang ekonomi.

Menurut Pemerintah Timor Leste, kata dia, Batam dianggap berhasil mengembangkan wilayahnya sebagai kawasan investasik kawasan Asia Pasifik.

"Selain studi banding, delegasi rencananya akan meninjau beberapa kawasan industri, seperti Batamindo, kawasan Industri Kabil dan tempat-tempat wisata yang ada di Nongsa," kata dia.

Djoko mengatakan, Kepala BP Batam Mustofa Widjaja rencananya akan memaparkan keberhadilan mengembangkan kawasan Batam sejak periode 1970.

"Selanjutnya baru rombongan akan keliling pada beberapa kawasan industri yang telah ditentukan," kata Djoko.

Kasubdit Humas Publikasi BP Batam Ilham Eka Hartawan mengatakan Keberhasilan BP Batam mengembangkan kawasan industri mengundang minat beberapa negara untuk belajar.

Selain negara-negara kawasan Asia, kata dia, negara kawasan Afrika juga sudah banyak yang tertarik mengembangkan kawasan serupa belajar ke BP Batam.

"Pada tahun ini delegasi Afrika Selatan juga sudah mengunjungi BP Batam untuk belajar membuat kawasan serupa. Selain itu banyak juga negara lain yang datang untuk belajar sekaligus menanamkan investasi mereka di Batam," kata Ilham.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026